Personel SNSD (Allkpop.com) Personel SNSD (Allkpop.com)
Senin, 31 Juli 2017 14:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Bantahan Telak Triawan Munaf Soal Kontroversi SNSD ke Indonesia

Triawan Munaf menjelaskan alasannya mengundang SNSD ke Indonesia pada Agustus 2017.

Solopos.com, SOLO – Kabar kedatangan girlband Korean Popular (K-Pop), Girl Generation alias SNSD, pada hari peringatan ulang tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia, mendapat kecaman dari warganet. Lewat kicauan di Twitter, mereka mengungkapkan kekecewaan atas rencana Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengundang girlband yang dianggap tak sesuai dengan budaya Indonesia itu.

Menanggapi komentar negatif tersebut, Kepala Bekraf, Triawan Munaf, akhirnya angkat bicara. Ia menjelaskan SNSD diundang bukan untuk memeriahkan Hut ke-72 RI, melainkan untuk mengisi acara Countdown to Asian Games 2018.

“Kami tidak mengundang artis asing ke acara HUT Proklamasi RI. Ini untuk acara Countdown to Asian Games 2018,” terang Triawan lewat akun Twitter @Triawan, Sabtu (29/7/2017).

Penjelasan Triawan Munaf tentang kehadiran SNSD ke Indonesia (Twitter @Triawan)

Penjelasan Triawan Munaf tentang kehadiran SNSD ke Indonesia (Twitter @Triawan)

Countdown to Asian Games 2018 diselenggarakan sebagai pemanasan perhelatan akbar Asian Games di Jakarta dan Palembang pada 2018 mendatang. Sebagai perwakilan tuan rumah, Triawan ingin memberi suguhan spesial pada acara spektakuler tersebut. Tak lupa, ia juga mengundang artis papan atas Indonesia untuk memeriahkan acara yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 18 Agustus 2017 mendatang.

“Perlu saya jelaskan, Countdown to Asian Games 2018, tanggal 18 Agustus 2017 akan dimeriahkan performer Indonesia bersama artis Asia. Artis Asia misalnya personel SNSD itu untuk memeriahkan Countdown to Asian Games 2018 bersama artis-artis Indonesia, karena ini Asia,” sambung Triawan.

Alasan Triawan Munaf mengundang SNSD ke Indonesia (Twitter @Triawan)

Alasan Triawan Munaf mengundang SNSD ke Indonesia (Twitter @Triawan)

Penjelasan Triawan itu pun kembali dikomentari warganet. Beberapa dari mereka meminta maaf karena telah salah paham dan mendoakan agar acara tersebut berjalan sukses. Sementara beberapa lainnya memintanya membatalkan rencana mengundang personel SNSD.

Bravo pak, orang-orang yang close minded mana paham. Di luar negeri (negara maju) berlomba undang artis luar buat meningkatkan animo masyarakat,” komentar @maulxne.

“Bapak yang terhormat, saya menghargai klarifikasinya. Tapi, sungguh tolong pak disaring kembali seniman mana yang akan tampil nantinya,” sambung @OnlyKurnia.

“Undang Agnez Mo aje. Sea Games kemarin juga Agnez jadi daya tarik. Lewat voting awal lalu. Agnez Mo unggul jauh sebagai kandidat terkuat pengisi acara Asian Games 2018,” timpal @siwonagnezmofp.

lowongan kerja
lowongan kerja CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Masa Depan Keroncong

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (27/7/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, peserta Program Doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang sedang menyusun disertasi tentang estetika keroncong karya Gesang. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Festival musik…