Mario Teguh (Instagram @marioteguh) Mario Teguh (Instagram @marioteguh)
Minggu, 30 Juli 2017 19:10 WIB JIBI/Solopos/Newswire Issue Share :

Reaksi Mario Teguh saat Ditanya soal Kiswinar

Mario Teguh pura-pura tidak mendengar saat ditanya mengenai anak kandungnya, Kiswinar.

Solopos.com, JAKARTA – Mario Teguh tak ingin mendengar apapun soal anak dan mantan istrinya, Kiswinar dan Aryani Soenarto. Saat ditanya mengenai masalah mereka, Mario memilih untuk pura-pura tidak mendengar.

“Apa itu ya? Saya enggak dengar, apa?” ujar Mario menanggapi pertanyaan awak media, seperti dikutip Okezone dari Go Spot.

Jika sebelumnya Mario sering terlihat di televisi dan berbagai acara lain, sekarang keberadaannya sulit diketahui. Namun ketika berhasil ditemui, Mario justru menampik bahwa dirinya sengaja menghilang.

Justru, ia menilai hanya menjalankan masa pensiun. Masa-masa itu dinikmatinya bersama sang istri, Linna Teguh, dan anak-anak mereka, seperti yang terlihat di profil media sosial sang motivator tersebut.

Ia pun enggan jika harus kembali menjadi motivator. Ia menilai tidak menjadi motivator untuk mencari uang, sehingga ia menampik isu soal pemecatannya dari sebuah stasiun televisi, dan lebih memandangnya sebagai undur diri.

“Saya mengistirahatkan diri. Kalau Tuhan menginginkan, saya akan dipekerjakan walaupun saya tidak mau. Tapi per hari ini, saya tidak ingin terikat pada sesuatu,” ucap Mario.

“Saya itu pensiun sudah lama sebetulnya. Pensiun itu bekerja tidak untuk cari uang, itu pensiun. Kalau bekerja untuk cari uang, itu masih bekerja, tapi kalau bekerja sambil menikmati kehidupan lalu dibayar, itu kan sudah pensiun,” tambahnya.

Sementara itu, Kiswinar dan Aryani semakin menekan pihak berwajib untuk memenjarakan Mario. Pihak Kiswinar dan Aryani menyayangkan kasus yang tak kunjung menemui titik terang. Namun yang pasti, Kiswinar dan Aryani sudah menutup pintu maaf untuk Mario.

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…