Neil-Armstrong.jpg
Minggu, 30 Juli 2017 21:45 WIB JIBI/Solopos/Newswire Sains Share :

Neil Armstrong Bukan Manusia Pertama ke Bulan?

Neil Armstrong menurut teori terbaru bukanlah orang pertama yang menapaki Bulan.

Solopos.com, KALIFORNIA – Selama ini Neil Armstrong dianggap sebagai manusia pertama yang menginjakan kaki di Bulan. Tetapi anggapan itu diragukan. Sebuah teori baru menyebutkan Neil Amstrong bukan astronot pertama yang ke satelit Bumi tersebut.

Sebagaimana dilansir Okezone dari Express.co.uk, Minggu (30/7/2017), menurut teori baru, kosmonot Rusia mengungguli Neil Armstrong sebagai orang pertama di Bulan. Akan tetapi penjelajah Soviet itu meninggal. Klaim tersebut didukung oleh sebuah video teori konspirasi yang telah muncul secara online untuk menunjukkan kosmonot yang berjalan di Bulan sebelum misi Apollo 11.

Menurut sejarah, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mendaratkan modul lunar Eagle pada 20 Juli 1969, 48 tahun yang lalu. Akan tetapi, Union of Soviet Socialist Republics (USSR) sebenarnya merupakan yang pertama mencapai bulan, mendaratkan pesawat luar angkasa yang menampilkan background. Selain itu, orang Rusia juga mengirim peluncur pertama kali untuk berkeliling di permukaan bulan.

Channel Youtube, The Unknown mengklaim astronot NASA yang kemudian pergi ke Bulan, menemukan dan mengubur bukti yang mengungkapkan kosmonot mengalahkan mereka ke bulan dan mungkin telah musnah di sana.

Menurut The Unknown, klip dari “peluncuran roket rahasia malam hari” ditemukan di arsip Rusia dan video lain menunjukkan pendaratan pesawat luar angkasa Soviet di bulan dan kosmonot keluar.

Mereka kemudian menanam bendera Soviet. The Unknown mengklaim, film kedua ditemukan oleh astronot NASA di lokasi kecelakaan lunar Soviet. Narator video berkata, “yang tersisa hanyalah reruntuhan dan film Rusia. Mereka yang pertama.”

Selain itu, video baru telah dicap tipuan yang rumit. Nick Pope, orang biasa menyelidiki UFO dan misteri lainnya untuk British Ministry of Defence mengatakan Soviet telah sampai di sana lebih dulu, saya tak ragu mereka menguak ke seluruh dunia, bahkan jika kosmonot mereka kemudian meninggal di atas sana.

“Karena itu, saya pikir mungkin kerahasiaan dan kelebihan rahasia Soviet karena kegagalan berarti kita tak tahu segalanya dan bahwa ada beberapa misi lain yang tak berhasil, termasuk orang meninggal bisa ditutup-tutupi,” katanya.

NASMOCO SOLOBARU, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Memahami Perppu Ormas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (26/7/2017). Esai ini karya M. Dian Nafi’, pengasuh pesantren khusus mahasiswa Al-Mu’ayyad di Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo dan aktif di komunitas perdamaian lintas iman dan lintas golongan. Alamat e-mail penulis adalah mdn4fi@yahoo.com. Solopos.com,…