Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (kanan) dan Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo (dua dari kanan) mencanangkan Tahun Keselamatan di CFD Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (30/7/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (kanan) dan Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo (dua dari kanan) mencanangkan Tahun Keselamatan di CFD Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (30/7/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Minggu, 30 Juli 2017 16:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

LALU LINTAS SOLO
Izinkan Anak Membawa Motor ke Sekolah, Orang Tua Dapat Surat Tilang

Orang tua yang mengizinkan anak mereka membawa motor ke sekolah di Solo terancam dapat surat tilang.

Solopos.com, SOLO — Orang tua yang nekat mengizinkan anak di bawah 17 tahun dan tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) membawa sepeda motor di sekolah bisa mendapat surat tilang dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudiyatmo menyampaikan di sela-sela peluncuran Tahun Keselamatan di car free day (CFD) depan Kantor Satlantas Polresta Solo, Jl. Slamet Riyadi, Gendengan, Purwosari, Laweyan, Minggu (30/7/2017).

“Pemkot melarang anak di bawah 17 tahun membawa sepeda motor ke sekolah. Kami memberikan sanksi tegas kepada orang tua yang nekat mengizinkan anak mereka membawa sepeda motor ke sekolah,” ujar Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo kepada wartawan.

Rudy menjelaskan ada tiga tahapan sanksi yang bakal diterima orang tua jika kedapatan mengizinkan anak di bawah 17 tahun membawa sepeda motor ke sekolah. Sanksi pertama meminta sekolah atau Satlantas menyita sepeda motor dan orang tua harus mengambilnya. Kedua, orang tua diberikan peringatan tertulis, dan ketiga orang tua bisa diberikan surat tilang oleh Satlantas.

“Pemberian sanksi tegas kepada pelajar dan orang tua perlu diberlakukan agar memberikan efek jera. Kami tidak ingin pelajar di Solo menjadi korban lakalantas [kecelakaan lalu lintas],” ujar Rudy.

Ia mengatakan pelajar di bawah 17 tahun membawa sepeda motor ke sekolah pastinya mendapatkan izin dari orang tua. Peran orang tua sangat penting agar anak mematuhi UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Pelanggaran lalu lintas itu tidak hanya melanggar rambu di jalan tetapi juga mematuhi UU LLAJ. Kami meminta semua sekolah di Solo memberikan tindakan tegas kepada pelajar yang melanggar berlalu lintas,” kata dia.

Rudy menambahkan Pemkot dan Polresta Solo akan terus melakukan razia di sekolah sesuai memoradum of understanding (MoU) dan memorandum of agreement (MoA) tentang larangan pelajar di bawah 17 tahun mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah.

Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan Polresta Solo mendukung Pemkot Solo melarang anak di bawah 17 tahun membawa sepeda motor ke sekolah. Ia berharap momen Tahun Keselamatan ini bisa menjadi peringatan keras kepada orang tua agar menjaga anak dengan baik.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada warga Solo untuk tertib berlalu lintas. Setiap pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan orang lain langsung diberikan surat tilang,” kata dia.

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafi’i mengatakan selama Januari-Juli 2017 terdapat 339 kasus lakalantas. Jumlah tersebut turun 11,2% dibandingkan tahun lalu. Sementara korban meninggal dunia 39 orang dan luka ringan 332 orang.

“Sebanyak 7% korban lakalantas di Solo merupakan pelajar. Kami mengajak semua elemen masyarakat di Solo agar tertib berlalu lintas saat berada di jalan,” kata dia.

Ia menambahkan launching Tahun Keselamatan digelar serentak secara nasional. Satlantas Solo melibatkan komunitas otomotif, supeltas, polisi cilik (pocil) Polresta Solo, dan duta keselamatan berlalu lintas band pelajar Goddes untuk memeriahkan acara ini.

 

KSP ARTHA MULIA CABANG KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Memahami Perppu Ormas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (26/7/2017). Esai ini karya M. Dian Nafi’, pengasuh pesantren khusus mahasiswa Al-Mu’ayyad di Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo dan aktif di komunitas perdamaian lintas iman dan lintas golongan. Alamat e-mail penulis adalah mdn4fi@yahoo.com. Solopos.com,…