Pengantin dengan busana topeng maling (mynewshub.cc) Pengantin dengan busana topeng maling (mynewshub.cc)
Minggu, 30 Juli 2017 16:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internet Share :

KISAH UNIK
Pakai “Topeng Maling”, Pengantin Ini Bikin Penasaran

Foto-foto pengantin di Malaysia memakai penutup wajah ala topeng maling viral di media sosial.

Solopos.com, KUALA LUMPUR – Memakai busana pengantin yang unik dan beda dari lainnya adalah impian setiap pengantin. Namun, bagaimana jadinya busana pengantin yang dipakai menutupi malah seluruh wajah kedua mempelai. Foto-foto pengantin dengan penutup wajah ala topeng maling viral di media sosial.

Pengantin berbusana aneh (mynewshub.cc)

Pengantin berbusana aneh (mynewshub.cc)

 

Hingga berita ini ditulis, tidak diketahui lokasi pernikahan, maksud dari busana yang dikenakan, dan apa foto-foto tersebut menunjukkan satu pasang pengantin atau lebih.

Selain viral di kalangan warganet Malaysia, foto tersebut juga viral di warganet Indonesia. Akun Twitter @dewahoya menyebut pengantin tersebut terinspirasi Awkarin dari video klip Badass. Dalam video klip tersebut Awkarin mengenakan topeng maling.

Pengantin berbusana aneh 2 (mynewshub.cc)

Pengantin berbusana aneh 2 (mynewshub.cc)

Pernikahan Awkarin goals,” cuit @dewahoya.

Selain komentar tersebut ada juga komentar warganet lainnya yang heran, terkejut, hingga memberi komentar candaan.

Ini karena tidak punya biaya buat tukang rias wajah apa bagaimana sih?” tanya @SelviaLovita.

Sip, tanpa make up, pengeluaran berkurang,” cuit @Faza_elFairy.

Karena wajah mereka mahal, makanya tidak mau ditampilkan,” cuit @PutriNazaa.

Pengantin berbusana aneh (mynewshub.cc)

Pengantin berbusana aneh (mynewshub.cc)

Seorang warganet yang mengaku sebagai make up artist (MUA), @lelykakusuma, berkomentar dengan nada bercanda. Menurutnya trend baju pengantin seperti itu jangan sampai viral, karena pekerja MUA bisa bangkrut.

Jangan jadi tren! Nanti MUA kayak daku kehilangan mata pencaharian,” cuit @lelykakusuma.

 

 

PT BPR RESTU KLATEN MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Memahami Perppu Ormas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (26/7/2017). Esai ini karya M. Dian Nafi’, pengasuh pesantren khusus mahasiswa Al-Mu’ayyad di Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo dan aktif di komunitas perdamaian lintas iman dan lintas golongan. Alamat e-mail penulis adalah mdn4fi@yahoo.com. Solopos.com,…