Kondisi jalan rusak di Dusun Kawah, Desa Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng. (Facebook.com-Sinta Cha Cha) Kondisi jalan rusak di Dusun Kawah, Desa Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng. (Facebook.com-Sinta Cha Cha)
Minggu, 30 Juli 2017 20:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SEMARANG
Jalan Rusak, Truk Disalahkan

Insfrastruktur jalan di salah satu desa di Kabupaten Semarang yang rusak diduga akibat lalu lintas truk.

Sermarangpos.com, UNGARAN – Kondisi jalan di Dusun Kawah, Desa Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) rusak parah. Rusaknya infrastruktur jalan di salah satu desa di Kabupaten Semarang itu diduga sebagai akibat dari lalu lintas truk bermuatan berat.

Buruknya kondisi infrastruktur di wilayah Kabupaten Semarang itu menjadi sorotan khalayak dunia maya (netizen) yang tergabung dalam grup Facebook Ungaran. Diskusi tersebut dipicu oleh pengguna akun Facebook Sinta Cha Cha yang mengunggah beberapa foto ke dinding grup Facebook tersebut, Jumat (278/7/2017).

Dari foto yang ia unggah, terlihat jalan di kawasan tersebut memang mengalami kerusakan. “Iki dalan desoku, ndi dalan desomu lurrrr. Yang harus ekstra hati-hati. Mbok tolong diperbaiki sek ge di gawe lewat truk sing gedi-gedi. Kasihan lah wargane mosok io kon nyewo pesawat,” ungkap pengguna akun Facebook Sinta Cha Cha dalam keterangan foto.

Sejumlah netizen yang berkomentar pun merasa sangat prihatin melihat kondisi jalan rusak di Dusun Kawah itu. “Kok parah yo, mugo cepet diperbaiki [Kondisi jalannya kok rusak parah? Semoga cepat diperbaiki],” ungkap pengguna akun Facebook Ajiputro Purbalingga.

Apik yo dalane. Iso nggo offroad barang [Jalannya bagus, bisa dijadikan jalur off-road],” tulis pengguna akun Facebook Suryo Kencono Fahrial Rizal.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya yang mengaku sebagai warga sekitar Dusun Kawah mengungkapkan rusaknya jalan itu diakibatkan truk yang membawa muatan berat. “Ki dalan kawah ya….keterak molen ro truck fuso….pdhal tanah situ labil…..nek org rejosari skrg pada muter lwt wonorejo [Ini jalan Dusun Kawah ya? Kerap dilewati truk, padahal tanahnya labil. Warga Rejosari sekarang lebih memilih memutar lewat Wonorejo],” ungkap pengguna akun Facebook Yuli Fitriyati.

Bahkan sebagian netizen lainnya menyarankan agar warga sekitar melakukan pemblokiran jalan sebelum ada perbaikan. “Warga di ajak kerja sama blokir jalan. Nek drung dandani ojo oleh gawe liwat. Kui saranku. Neg daerah gonku ndisik pernah tiap jeglongan ditanduri gedang kro di kei watu sing gede dadi nk mobil muatan ra iso liwat,” ungkap pengguna akun Facebook Echo Shuliztiyono.

Terlepas dari itu, warganet hanya bisa berharap pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten dapat segera memperbaiki infrastruktur jalan rusak di wilayah Semarang tersebut. Sebagian warnganet juga khawatir jika jalan rusak itu akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas jika tak segera diperbaiki. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

CV.TIGA SELARAS BERSAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Masa Depan Keroncong

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (27/7/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, peserta Program Doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang sedang menyusun disertasi tentang estetika keroncong karya Gesang. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Festival musik…