Ilustrasi taman kota (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi taman kota (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 29 Juli 2017 17:22 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

TAMAN BUDAYA GUNUNGKIDUL
Ini Pesan Dewan Sebelum Proses Pembangunan

Taman Budaya Gunungkidul diprediksi membutuhkan puluhan miliar

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Kebudayaan Gunungkidul berencana membangun taman budaya di Dusun Siyono Wetan, Logandeng, Kecamatan Playen. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan mencapai Rp73,7 miliar.

Baca Juga : TAMAN BUDAYA GUNUNGKIDUL : Wow, Pembangunan Butuh Biaya Rp73,7 Miliar
Selain melakukan penyelesaian masalah pembebasan lahan, Sekretaris Dinas Kebudayaan Gunungkidul Siti Isnaini Dekoningrum mengaku telah menyusun rencana pembangunan taman budaya. Direncanakan pembangunan taman ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilakukan di tahun depan dengan estimasi anggaran Rp30 miliar. Sedang pembangunan tahap kedua akan  dilaksanakan di 2018 dengan estimasi anggaran Rp30 miliar.

“Perencanaan Pembangunan ini sudah kami ajukan ke Pemerintah DIY. Mudah-mudahan dapat disetujui sehingga target pembangunan dapat selesai tepat waktu,” kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini, Jumat (28/7/2017)

Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul Anton Supriyadi menyambut baik pembangunan taman budaya yang diprogramkan oleh Dinas Kebudayaan. Namun ia berharap, agar perencanaan pembangunan benar-benar dilakukan dengan matang. Hal tersebut tidak lepas dari besarnya anggaran untuk pembangunan Taman Budaya.

“Mumpung ini masih tahap awal harus dikaji dengan benar dan jangan asal-asalan,” katanya.

Menurut dia, tahap perencanaan memiliki peranan penting dalam proses pelaksanaan pembangunan. Hal ini juga bertujuan agar bangunan sesuai dengan standarisasi sehingga tidak ada masalah kelak di kemudian hari.

“Perencanaannya harus dibuat dengan matang sehingga tidak menimbulkan masalah saat pembangunan berlangsung,” ujar Politisi Nasdem ini.

CV.TIGA SELARAS BERSAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menghentikan Perundungan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (25/7/2017). Esai ini karya Dian Sasmita, Direktur Sahabat Kapas, lembaga swadaya masyarakat yang peduli pada perlindungan anak. Alamat e-mail penulis adalah dianmiyoto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Sepekan terakhir dua video perundungan yang dilakukan sekelompok mahasiswa di…