ilustrasi ilustrasi
Sabtu, 29 Juli 2017 12:00 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Petugas Faskes di Boyolali Dikerahkan ke Sekolah untuk Beri Imunisasi MR

Imunisasi MR dilaksanakan serentak mulai Agustus 2017.

Solopos.com, BOYOLALI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali akan mengerahkan semua petugas kompeten di fasilitas kesehatan (faskes) seperti puskesmas untuk memberikan imunisasi Measles dan Rubela (MR) anak usia di bawah 15 tahun ke sekolah-sekolah mulai 1 Agustus 2017.

Program pemerintah yang dilakukan serentak di Pulau Jawa ini akan dimulai Agustus dengan sasaran anak sekolah dan akan dilanjutkan September mendatang di faskes-faskes.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinkes Boyolali Sherly Jeanne Kilapong mengatakan masing-masing fskes akan membuat jadwal kegiatan ke sekolah-sekolah sasaran.

“Ya semua petugas yang kompeten yaitu dokter, bidan dan perawat akan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imunisasi kepada siswa SD dan SMP yang usianya di bawah 15 tahun. Pihak puskesmas akan membuat jadwal tergantung jumlah sasaran dan jumlah SDM mereka,” kata dia, Jumat (28/7/2017).

Dia menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan menyeluruh sehingga diharapkan semua sasaran bisa mendapat imunisasi yang diberikan melalui suntikan ini.

“Kami harus mencapai kuantitas 95% sasaran dan kualitas vaksinasi harus tercapai untuk mencapai herd immunity atau kekebalan populasi, di mana dalam satu populasi sudah mempunyai imunitas,” imbuhnya sembari menambahkan vaksin tersebut aman.

Kepala Dinkes Boyolali Ratri S. Survivalina mengatakan untuk melaksanakan program ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat kecamatan.

“Sosialisasi sudah berkali-kali kami lakukan, baik tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan. Kami juga sudah melakukan imbauan melalui spanduk, liflet, radio, video dan penggerakan lewat kader-kader kesehatan,” kata dia.

Lina mengatakan, program nasional untuk melengkapi imunisasi dasar khususnya MR di wilayah Boyolali ini akan menyasar 224.000 anak “Ayo manfaatkan kesempatan ini mumpung gratis. Kalau imunisasi sendiri biayanya Rp400.000,” ajaknya.

Program ini diselenggarakan untuk melengkapi imunisasi dasar lengkap dan menekan angka kesakitan dan kematian anak. Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

lowongan kerja
lowongan kerja sopir dan karyawati toko, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menghentikan Perundungan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (25/7/2017). Esai ini karya Dian Sasmita, Direktur Sahabat Kapas, lembaga swadaya masyarakat yang peduli pada perlindungan anak. Alamat e-mail penulis adalah dianmiyoto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Sepekan terakhir dua video perundungan yang dilakukan sekelompok mahasiswa di…