Buruh pabrik mencuci buah kopi untuk diolah menjadi biji kopi kering di Pabrik Kopi Banaran milik PTPN IX di Jambu, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (27/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Buruh pabrik mencuci buah kopi untuk diolah menjadi biji kopi kering di Pabrik Kopi Banaran milik PTPN IX di Jambu, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (27/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Sabtu, 29 Juli 2017 17:50 WIB (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Feature Share :

Foto Perkebunan Semarang Ekspor Kopi

Perkebunan PTPN IX di Semarang produksi kopi.

Buruh Pabrik Kopi Banaran menyortir biji kopi di pabrik milik PTPN IX itu di Jambu, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (27/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Buruh Pabrik Kopi Banaran menyortir biji kopi di pabrik milik PTPN IX itu di Jambu, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (27/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Pabrik Kopi Banaran milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) aktif memproduksi biji kopi berkualitas ekspor. Saat mendokumentasikan aktivitas buruh pabrik kopi itu, Kamis (27/7/2017), Kantor Berita Antara mencatatkan negara tujuan ekspor biji kopi itu meliputi Jepang, Kanada, Hongkong, dan Italia.

Pemerintah mendorong produsen kopi nasional untuk lebih meningkatkan ekspor kopi ke kawasan Uni Eropa yang pada 2016 nilai ekspornya tercatat sebesar 239,57 juta dollar AS karena dipicu semakin pesatnya pertumbuhan industri ritel kopi di kawasan tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…