Edukasi keuangan yang digelar Tim Kuliah Kerja Nyata PPM Universitas Gadjah Mada di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Gunungkidul. (Ist)
Kamis, 20 Juli 2017 23:40 WIB Galih Eko Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

EDUKASI KEUANGAN
OJK Ingatkan soal Bank Plecit

Mengajak kepada peserta untuk tidak menggunakan jasa bank plecit atau rentenir

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tim Kuliah Kerja Nyata PPM Universitas Gadjah Mada menggelar edukasi keuangan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Gunungkidul pada 15 Juli 2017.

Acara tersebut diikuti 50 pelaku UMKM di Banyusoco yang didominasi oleh perempuan. Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan OJK DIY, Agus  Prayitno, menyampaikan pentingnya pengelolaan keuangan secara baik dan benar bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Materi selanjutnya disampaikan Yunian Asih Andriyarini, staf EPK OJK DIY, terkait dengan pengenalan OJK, bidang perlindungan konsumen, waspada investasi dan pengelolaan keuangan sederhana.

Yunian juga mengajak kepada peserta untuk tidak menggunakan jasa bank plecit atau rentenir. “Apabila membutuhkan pembiayaan dapat menggunakan lembaga jasa keuangan yang terdaftar di OJK,” ucapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Kamis (20/7/2017).

OJK berharap para peserta mampu pengelolaan keuangan secara bijak, mengetahui tugas dan fungsi OJK, menghindari kegiatan investasi ilegal dan mengakses lembaga jasa keuangan yang diawasi oleh OJK agar menghindari bank plecit.
.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…