Dua orang wisatawan sedang menaiki gondola untuk menyeberang ke pulau yang ada di kawasan tersebut. Foto diambil beberapa waktu lalu. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Dua orang wisatawan sedang menaiki gondola untuk menyeberang ke pulau yang ada di kawasan tersebut. Foto diambil beberapa waktu lalu. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 18 Juli 2017 02:22 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

WISATA GUNUNGKIDUL
Gondola Timang Masih Jadi Primadona, Berani Coba?

Wisata Gunungkidul berupa petualangan ekstrem di Pantai Timang

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Keberadaan jembatan penyeberangan di Pantai Timang, Dusun Danggolo, Purwodadi, Tepus belum bisa menggeser keberdaan gondola yang selama ini menjadi ikon di pantai tesebut. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung menggunakan jasa gondola untuk menyeberang di pulau yang berada di tengah laut.

Kepala Dusun Danggolo Iwan Alamsyah mengatakan, keberadaan jembatan penyeberangan di Pantai Timang sudah ada sejak awal tahun lalu. Namun hingga sekarang, jembatan tersebut belum menjadi daya tarik wisatawan karena masih kalah dengan gondola.
“Keberdaan jembatan hanya beberapa meter di sisi timur tiang gondola,” kata Iwan kepada Solopos.com, Minggu (16/7/2017).

Menurut dia, dari sisi harga, penyebarangan melalui jembatan memiliki tarif yang lebih murah. Hanya saja, hal itu tak membuat wisatawan berpaling sehingga tetap menjadikan gondola sebagai sarana penyeberangan ke pulau yang berada di tengah laut.

“Tujuan wisatawan ke Timang kebanyakan untuk merasakan sensasi menyeberang dengan gondola,” ungkapnya.

Iwan mengungkapkan gondola timang yang terus menjadi primadona tidak lepas dari keberadaan sarana penyeberangan sejak lama. Gondola itu, lanjut dia, sudah ada sejak 1997 lalu sehingga sudah menjadi ikon di Pantai Timang. “Sulit untuk dapat digeser karena wisatawan tahunya gondola di Pantai Timang,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Setu, salah seorang juru parkir di Pantai Timang. Menurut dia, meski sama-sama menawarkan jasa penyeberangan, namun gondola paling banyak dicari wisatwan, bila dibandingkan dengan jembatan. “Sangat jauh perbandingannya karena wisatwan yang datang banyak memilih gondola untuk ke pulau,” katanya.

Setu mengungkapkan, wisatawan yang datang ke Pantai Timang banyak didominasi oleh pengunjung dari luar negeri, mulai dari Korea, Filipina, Singapura, Jepang dan Malaysia. Baca Juga : WISATA GUNUNGKIDUL : Idol K-Pop Juga Pernah Naik Gondola di Pantai Timang, Kamu?

“Mungkin itu juga menjadi salah satu faktor, pengunjung lebih memilih gondola untuk menyeberang, meski dari sisi tarif harganya lebih mahal,” ujar dia.

Salah seorang pedagang makanan di Pantai Timang, Wasiman mengatakan, destinasi di Pantai Timang tidak hanya menawarkan gondola untuk penyeberangan. Sebab untuk sekarang ada warga yang membuka jasa offroad untuk menuju kawasan pantai.

“Jalannya memang belum bagus, jadi kondisi itu dimanfaatkan warga membuka sewa kendaraan offroad untuk menuju pantai,” katanya.

Menurut dia, perkembangan di Pantai Timang sudah menunjukan hal yang positif. Hal itu terlihat dengan makin ramainya pengunjung ke pantai tersebut.

“Harapan yang ada fasilitas dan akses yang ada terus ditambah sehingga memudahkan wisatawan yang berkunjung,” ujar Wasiman.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Hari Pertama Sekolah (Lagi)

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Setyaningsih, seorang esais, pembimbing anak-anak yang belajar menulis, dan peminat tema-tema pendidikan dan kehidupan anak-anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, Solo–Mafalda: Manolito, kamu nggak perlu sedih karena sekolah segera…