Finalis Putra-Putri Solo (PPS) 2016 saat siaran di Solopos FM. (Jafar/JIBI/Solopos.com) Finalis Putra-Putri Solo (PPS) 2016 saat siaran di Solopos FM. (Jafar/JIBI/Solopos.com)
Senin, 17 Juli 2017 16:15 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

PUTRA PUTRI SOLO
100an Peserta Mendaftar PPS 2017, Seleksi Dimulai Senin (24/7/2017)

Putra Putri Solo cukup diminati masyarakat.

Solopos.com, SOLO SOLO — Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Solo segera menyeleksi seratusan peserta yang telah mendaftarkan diri dalam ajang Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) 2017. Pendaftaran Pemilihan PPS 2017 telah berakhir Sabtu (15/7/2017).

“Jumlah peserta yang telah mendaftar sekitar 100 peserta. Itu data yang direkap tim panitia dari unsur Paguyuban PPS. Kami beri kelonggaran tiga hari lagi untuk melengkapi berkas karena masih ada beberapa peserta yang berkas persyaratan administrasinya belum komplet,” kata Program Director Pemilihan PPS 2017, R. Ay. Febri H. Dipokusumo, Minggu (16/7/2017).

Kasi Kerja Sama dan Fasilitasi Pariwisata Disparta Solo, Gembong Hadi Wibowo, menjelaskan antusias warga Solo untuk mengikuti pemilihan duta wisata Kota Solo ini cukup tinggi.

Roadshow yang kami gelar di sejumlah tempat publik seperti mal, sekolah, kampus, hingga arena car free day mendapat respons yang baik dari masyarakat, terbukti banyak peserta yang mendaftar saat pelaksanaan roadshow,” kata Gembong, Senin (17/7/2017).

Seleksi bagi calon finalis Pemilihan Putra Putri Solo dimulai pekan depan, Senin (24/7/2017), di Bale Tawangarum Kompleks Balai Kota Solo. Seleksi diawali dengan tes tertulis sekaligus tes berbicara di depan publik atau public speaking.

Dari seleksi pertama disaring 40 calon finalis PPS untuk mengikuti seleksi tahap kedua berupa wawancara, Selasa (25/7/2017). Selanjutnya, 20 finalis akan mengikuti pembekalan mulai Kamis (27/7/2017) hingga unjuk gigi di malam penganugerahan PPS 2017, Sabtu (5/8/2017).

 

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…