Timnas Indonesia U-16 (Twitter)
Senin, 17 Juli 2017 19:21 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

PIALA AFF U-15
Indonesia Bekuk Singapura 2-0

Piala AFF U-15 diwarnai dengan kemenangan Indonesia atas Singapura.

Solopos.com, CHONBURI – Timnas Indonesia U-16 berhasil memetik kemenangan di partai terakhir grup A Piala AFF U-15 menghadapi Singapura. Tim berjuluk Garuda Asia itu menang 2-0.

Pertandingan yang digelar di IPE Chonburi Stadium 2, Senin (17/7/2017) sore WIB itu tak berarti apa-apa bagi kedua tim. Pasalnya, baik Indonesia maupun Singapura dipastikan tersingkir sejak partai sebelumnya. Indonesia hanya meraih satu poin hasil dari imbang melawan Myanmar, serta ditumbangkan oleh Australia, Thailand, dan Laos.

Meski sudah dipastikan tersingkir, Indonesia tetap menargetkan kemenangan. Pasukan Fakhri Husaini itu pun langsung tancap gas sedari awal. Kendati, mereka juga kesulitan menembus pertahanan Singapura.

Beberapa kali peluang melalui David Maulana hingga Rendy Juliansyah tetap tak membuahkan hasil. Skor kaca mata 0-0 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Di babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Gol akhirnya tercipta di menit ke-53 melalui gelandang andalan Timnas U-16, Brylian Negiehta Aldama. Satu menit sebelumnya, Indonesia juga nyaris membuat gol tapi tembakan Yudha Febrian masih membentur tiang.

Delapan menit berselang, Indonesia mampu menggandakan keunggulan. Lagi-lagi Brylian Aldma mampu mengoyak gawang Singapura. Garuda Asia pun unggul 2-0. Skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Singapura: Jaron Huang, M. Danish Siregar, M. Badrul, M. Naufal, M. Syafiq, M. Fathullah, M. Ryaan, M. Haziq, Ilhan Fandi, Danish Qayyum, Khairel Joshry

Indonesia: Hafidz Fauzi, Ahmad Rusadi, M. Uchida, Yudha Febrian. Rizky Fradana, Brylian Negiehta, Miftahul Husyen, Miftakhul Septa, Yadi Mulyadi, Fadilah Nur, Rendy Juliansyah

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…