persiba bantul, pelatih persiba, purwanto Purwanto Suwondo. (JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Senin, 17 Juli 2017 15:40 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

PERSIBA BANTUL
Musim Ini Sudah Dua Kali Ganti Pelatih

Memegang Persiba sejak laga perdana, Purwanto tidak memperlihatkan hasil positif sampai akhir putaran pertama Liga 2

Solopos.com, BANTUL—Mundurnya Purwanto Suwondo dari kursi pelatih membuat Persiba Bantul sudah dua kali kehilangan juru taktik di Liga 2 musim ini.

Baca juga : LIGA 2 : Pelatih Persiba Bantul Mundur

Sebelum Purwanto, klub berjuluk Laskar Sultan Agung itu sudah kehilangan Siswanto di masa pramusim. Saat itu, manajemen mendepak pelatih bernama akrab Kancil itu karena kegagalan Persiba di ajang Dirgantara Cup.

Memegang Persiba sejak laga perdana, Purwanto tidak memperlihatkan hasil positif sampai akhir putaran pertama Liga 2. Kali terakhir, Persiba harus menelan kekalahan terbesar pada laga pekan ketujuh putaran pertama setelah dicukur 0-5 PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/7/2017).

Atas hasil tersebut, Persiba kini menempati posisi juru kunci klasemen Grup 4 dengan rekor belum pernah menang dan hanya mampu meraih tiga poin dari tujuh kali bertanding. Hal itulah yang membuat Purwanto memutuskan mundur dari kursi pelatih.

“Saya mundur. Mudah-mudahan Persiba bisa menjadi lebih baik,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Senin (17/7/2017) pagi. Purwanto menyebut keputusan mundur bukan karena hasil evaluasi manajemen tim maupun desakan.

Keputusan mundur murni dari dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas capaian Persiba di putaran pertama ini. “Saya belum bisa memberikan yang optimal di putaran pertama,” papar Purwanto.

Manajer Persiba Endro Sulastomo membenarkan pengunduran diri mantan penyerang Persija Jakarta ini sebagai pelatih. Untuk sementara pihaknya akan menyerahkan tim kepada asisten pelatih Sambudiana di sisa laga putaran kedua.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…