Anak-anak terlihat menangis dan memegangi tanganya sesaat setelah tersengat ubur-ubur. (IST/Tim SAR) Anak-anak terlihat menangis dan memegangi tanganya sesaat setelah tersengat ubur-ubur. (IST/Tim SAR)
Senin, 17 Juli 2017 23:40 WIB Irwan A.Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PANTAI SELATAN GUNUNGKIDUL
Hati-Hati! Ubur-Ubur Mulai Mengintai

Setiap tahun ada ratusan pengunjung di objek wisata pantai yang terkena sengatan ubur-ubur

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Munculnya ubur-ubur beracun di sekitar pantai mulai diwaspadai oleh Tim Search and Rescue (SAR). Ubur-ubur dinilai berbahaya karena sering menyengat para wisatawan yang bermain di pantai.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono, mengatakan pada Juli hingga Agustus biasanya sering muncul ubur-ubur beracun di wilayah pantai. “Mulai diwaspadai agar tidak ada yang menjadi korban sengatan ubur-ubur,” ujarnya, Senin (17/7/2017).

Setiap tahun ada ratusan pengunjung di objek wisata pantai yang terkena sengatan ubur-ubur. Akibat serangan ubur-ubur tersebut tidak jarang ada yang sampai pingsan tidak sadarkan diri. Saat musim kemunculan ubur-ubur, SAR melarang pengunjung untuk mandi di laut.

“Saat ini memang belum muncul. Informasi dari nelayan, di tengah laut pun belum terlihat [ubur-ubur] kemunculannya. Tapi kami sudah mulai wasapada karena memang biasanya Juli sudah mulai muncul,” kata Marjono.

lowongan pekerjaan
Accounting, Administrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Hoaks

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Berita tentang Saracen, kelompok yang diduga sebagai salah satu pelaku penyebarluasan konten…