Valerie Thomas (Instagram @valerieethomas) Valerie Thomas (Instagram @valerieethomas)
Senin, 17 Juli 2017 16:45 WIB JIBI/Solopos/Antara Issue Share :

Kakaknya Diduga Dianiaya, Putri Jeremy Thomas Curhat di Instagram

Valerie Thomas mencurahkan isi hatinya di Instagram terkait dugaan penganiayaan kakaknya.

Solopos.com, JAKARTA – Putra Jeremy Thomas, Axel Mathew, ditangkap Polda Metro Jaya karena diduga membeli narkoba. Saat ditangkap, Mathew melawan sehingga terjadi pergumulan dengan polisi yang berakhir dengan lebam pada tubuh Axel.

Valerie, adik Matthew, mengunggah foto tangan kakaknya yang ditusuk jarum infus pada akun Instagram @valerieethomas. “Post traumatic syndrome” tulis dia.

? post traumatic syndrome. I love you matthew.

A post shared by Valerie Thomas (@valerieethomas) on

Dalam Instagram stories sebagaimana dikutip Antara, Senin (17/7/2017), Valerie mengunggah foto dan video yang memperlihatkan suasana kamar rumah sakit. Valerie juga sempat mengunggah screenshot akun Instagram @merzsisca namun saat ini foto itu sudah tidak ada lagi pada Instagram Stories Valerie.

Foto itu berisi tulisan “sedih waktu matthew tanya saya begini, ma kenapa dari ribuan anak harus Matthew yang diginiin, Matt salah apa, Matthew cuma orang biasa bukan penjahat, Matt pikir perampok. Jd matt lari kencang hp matt buang, biar diambil hpnya. Tp matt ditembakin dengan pistol 4 kali di jalan. Matt bisa mati ma.. untung matt ga kena, sambil berkaca-kaca menjelaskan, hancur hati saya sbg ibu, semoga oknum yang diduga polisi ini dapat diadili seadil-adilnya, amin.”

Sang ibu, Ina Thomas, dalam akun @inathomas mengunggah foto tangan diinfus dengan caption Get well soon matthew“.

Pada foto kedua, dia mengunggah foto Matthew yang sedang berdiri dengan latar belakang pepohonan dengan caption “permata hati mama”.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…