Proyek pembangunan drainase di Cebongan Kecamatan Mlati, Senin (17/7/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja) Proyek pembangunan drainase di Cebongan Kecamatan Mlati, Senin (17/7/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 17 Juli 2017 23:55 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

INFRASTRUKTUR SLEMAN
Wow, Rp11 Miliar Dianggarkan untuk Drainase

Infrastruktur Sleman, pembangunan drainase dijadwalkan di 10 titik.

Solopos.com, SLEMAN — Proyek pembangunan drainase di wilayah Sleman terus dilakukan. Total terdapat 10 titik pembangunan drainase yang dijalankan Bidang Ciptakarya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUP-KP) Slwman tahun ini.

Kepala Bidang Ciptakarya DPU-KP Sleman Mirza Anfanzury menjelaskan tahun ini pihaknya menambah panjang 3.984 meter drainase tahun ini dari sebelumnya sepanjang 188.138 meter. Dengan penambahan tersebut total panjang drainase di Sleman menjadi 192.122 meter.

“Kalau dibandingkan dengan luas wilayah Sleman 574,8 km2, panjang drainase masih belum ideal,” katanya kepada Harianjogja.com akhir pekan lalu.

Tahun ini pihaknya membangun drainase di 10 titik di 10 kecamatan berbeda. Selain kecamatan Sleman, Mlati, Gamping, Godean dan Moyudan, pembangunan drainase juga dilakukan di wilayah Pakem, Ngemplak, Prambanan, Kalasan, dan Berbah. Panjang masing-masing titik berbeda antara 200 meter hingga 400 meter dengan lebar antara 60-80 cm sesuai kebutuhan di lapangan.

Dari 10 paket pembangunan drainase yang dilaksanakan tahun ini, Pemkab menganggarkan sekitar Rp11 miliar. Diakuinya, banyak jalan yang tidak memiliki drainase. Padahal sesuai ketentuan undang-undang, jalan baik jalan kabupaten, provinsi apalagi jalan nasional, harus dilengkapi dengan drainase.

“Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi munculnya banjir atau genangan air di jalanan,” katanya.

Grafik
Anggaran pembuatan drainase 2017
Kecamatan Sleman Rp1,3 M
Kecamatan Berbah, Prambanan dan Ngemplak Rp1 M
Kecamatan Ngaglik Rp2,7 M
Kecamatan Kalasan Rp1,6 M
Kecamatan Mlati Rp1,5 M
Kecamatan Gamping Rp878 juta
Kecamatan Godean Rp1,1 M
Kecamatan Moyudan Rp710 juta
Kecamatan Pakem Rp775 juta
Kecamatan Seyegan Rp1,2 M

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Hari Pertama Sekolah (Lagi)

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Setyaningsih, seorang esais, pembimbing anak-anak yang belajar menulis, dan peminat tema-tema pendidikan dan kehidupan anak-anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, Solo–Mafalda: Manolito, kamu nggak perlu sedih karena sekolah segera…