Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok) Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok)
Senin, 17 Juli 2017 21:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Dititipkan di Rutan Solo, 2 Napi Narkoba Jaringan Nusakambangan Langsung Diisolasi

Dua napi kasus narkoba jaringan Nusakambangan dititipkan di Rutan Kelas 1A Solo.

Solopos.com, SOLO — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Solo mendapat titipan dua tahanan baru kasus narkoba yang termasuk jaringan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan. Kedua narapidana (napi) bernama Ahmad Fadilah, 35, dan Wahyudi, 35, itu langsung ditempatkan di sel isolasi.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Solo, Solichin, mengatakan Rutan Solo menerima dua tahanan baru kasus penyalahgunaan narkotika dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng pada awal Juni. Kedua tahanan itu akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Solo untuk kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 1 kg melalui Stasiun Solo Balapan.

“Kami langsung mengisolasi dua napi tersebut di ruang tahanan khusus Rutan Solo. Kedua napi merupakan anggota jaringan narkoba yang dikendalikan dari LP Nusakambangan. Mereka menyelundupkan sabu-sabu seberat 1 kg di Solo melalui Stasiun Solo Balapan,” ujar Solichin kepada wartawan di Rutan Solo, Senin (17/7/2017).

Menurut Solichin, Fadilah sebelumnya berstatus napi di LP Kelas 2A Ambarawa untuk kasus penyalahgunaan narkotika dengan vonis 21 tahun penjara. Sementara Wahyudi merupakan tahanan LP Nusakambangan dengan kasus sama yang divonis lima tahun penjara. Keduanya merupakan pengedar narkoba.

“Kami telah mengisolasi kedua napi tersebut selama sebulan. Rutan Solo mengisolasi kedua napi itu agar tidak memengaruhi tahanan narkoba lainnya,” kata dia.

Ia menjelaskan penangkapan kedua napi tersebut berdasarkan kasus yang dikembangkan BNN. Rutan Solo akan memindahkan kedua napi tersebut setelah ada keputusan vonis dari PN Solo. “Kami sampai sekarang masih menunggu jadwal persidangan dua napi tersebut di PN Solo,” kata dia.

Kepala Keamanaan Rutan Kelas 1A Solo, Urip Dharma Yoga, mengatakan jumah warga binaan kasus narkoba di Rutan Solo sebanyak 241 orang dengan perincian 199 orang napi dan 122 orang tahanan. Rutan Solo sangat ketat dalam mengawasi warga binaan kasus penyalahgunaan narkotika.

“Kami menerapkan pengamanan dua lapis bagi pengunjung yang ingin menjenguk warga binaan narkoba. Rutan Solo sering melakukan tes urine kepada warga binaan dan menggelar inspeksi mendadak di kamar tahanan,” kata dia.

Rutan Solo, lanjut dia, memastikan tidak ada warga binaan yang mengendalikan narkoba dari dalam tahanan. Pegawai Rutan yang terbukti terlibat kasus narkoba langsung dipecat dan diproses secara hukum. Ia meminta kepada warga yang mendapati petugas keamanan Rutan Solo melindungi pelaku narkoba agar melaporkan kepada dirinya.

 

lowongan pekerjaan
Pengawas, Estimator, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…