Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (kiri) bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) menjawab pertanyaan wartawan seusai melakukan pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.)
Senin, 17 Juli 2017 22:00 WIB Arys Aditya/JIBI/Bisnis Politik Share :

Diisukan Gusur Rini Soemarno, Ini Kata Ignasius Jonan

Menteri ESDM Ignasius Jonan menanggapi pertanyaan soal isu dirinya disiapkan jadi pengganti Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN.

Solopos.com, JAKARTA — Nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri Arcandra Tahar santer dikabarkan akan masuk dalam kocok ulang alias reshuffle edisi III Kabinet Kerja. Keduanya pun kompak buka suara menanggapi isu tersebut.

Seusai menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Senin (17/7/2017) sore, keduanya menyempatkan diri menjawab pertanyaan wartawan yang telah menunggu selama berjam-jam.

Arcandra yang keluar Istana terlebih dahulu awalnya hanya menanggapi dengan tersenyum. Ketika didesak wartawan, mantan Menteri ESDM ini melemparkan sebuah kalimat. “Aduh saya sudah pusing banyak kerjaan, jangan ditanyain itu,” kata Arcandra.

Adapun, Jonan yang keluar beberapa saat setelah Arcandra juga menjawab dengan datar. “Tanyakan ke Bapak Presiden,” tuturnya.

Mantan Menteri Perhubungan ini juga mengaku tidak tahu-menahu mengenai isu reshuffle yang kerap menyebut dirinya akan menggeser Rini Soemarno sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Itu enggak tahu saya. Tanyakan ke Bapak Presiden, tadi enggak ngomongin soal itu. Tanyakan Bapak Presiden ya,” kata Jonan.

Adapun, Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga menampik ada pembahasan tentang reshuffle dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dengan para pembantunya sepanjang hari ini. “Hari ini hari Senin, ada sidang TPA untuk 33 jabatan eselon 1, tidak membahas di luar itu.”

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…