Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengikuti tes urine di Graha Badan Kepegawaian Daerah Wonogiri, Senin (17/7/2017). (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos) Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengikuti tes urine di Graha Badan Kepegawaian Daerah Wonogiri, Senin (17/7/2017). (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos)
Senin, 17 Juli 2017 17:15 WIB Ahmad Wakid/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

500-an PNS Pemkab Wonogiri Ikuti Tes Urine

Tes urine diberlakukan kepada para PNS di Wonogiri.

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak 500-an Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mengikuti tes urine di Graha Badan Kepegawaian Daerah Wonogiri, Senin (17/7/2017) pagi. Uji urine dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.

Kabid Penanggulangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Jateng, Susanto mengatakan, Pemkab Wonogiri antusias bekerja sama dengan BNN. Bupati meminta tidak sebatas pada tes urine terhadap aparatur Pemkab.

“Uji urine dilakukan setelah adanya penandatanganan MoU antara BNN Provinsi Jateng dengan Pemkab Wonogiri,” kata Susanto.

Dia mengungkapkan selain Wonogiri, uji urine dan pendandatanganan MoU juga telah dilaksanakan di beberapa daerah antara lain Kota Solo, Semarang, dan Kabupaten Kudus.

Dia mengatakan penyalahgunaan narkoba di Jateng saat ini mencapai sekitar 600.000 orang. Para pengguna narkoba dari berbagai kalangan pekerja maupun pelajar dengan rentang usia 10-59 tahun.

Kapolres Wonogiri, AKBP Muhammad Tora mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba di Wonogiri cukup rendah. Selama delapan bulan terakhir, delapan kasus penyalahgunaan narkoba.

“Kalau peredarannya jarang kami temukan. Para pengguna kebanyakan bawa dari luar daerah, seperti Solo, Pacitan, dan Jogja. Sehingga pulang ke Wonogiri, mereka sudah dalam keadaan menggunakan [narkoba],” jelasnya.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…