Mengayuh bebek air di Taman Balekambang. (Mariyana Ricky P.D./JIBI) Mengayuh bebek air di Taman Balekambang. (Mariyana Ricky P.D./JIBI)
Senin, 10 Juli 2017 09:00 WIB (Mariyana Ricky P.D./JIBI/SOLOPOS) Travel Share :

Murah & Santai, Ini Tempat Ngadem Terbaik di Kota Solo

Manahan dan Balekambang tawarkan wisata murah meriah

Solopos.com, SOLO—Kali ini solopos.com mengajak Anda untuk menikmati wisata murah di pusat Kota Solo. Ada dua taman kota berdekatan yang bisa jadi destinasi wisata menyegarkan. Kedua taman ini adalah Taman Balekambang dan Stadion Manahan.

Ya, Taman Balekambang yang sejak 2008 lalu resmi menjadi taman kota, punya sejumlah wahana menarik. Sementara Stadion Manahan, menawarkan fasilitas olahraga mumpuni. Simak ulasannya berikut.

Taman Balekambang

Taman peninggalan K.G.P.A.A. Mangkunagara VII ini dibangun pada 1921. Taman tersebut sebelumnya memiliki dua nama yakni Partini Tuin (Taman Air Partini) dan Partinah Bosch (Hutan Partinah) sesuai bagiannya. Buka setiap hari pada pukul 07.00 – 18.00, berikut aktivitas yang dapat dilakukan di Taman Balekambang.

Mengayuh bebek air di Taman Balekambang. (Mariyana Ricky P.D./JIBI)

Mengayuh bebek air di Taman Balekambang. (Mariyana Ricky P.D./JIBI/SOLOPOS)

Piknik Ngadem

Taman Balekambang yang teduh kerap menjadi jujugan siapapun yang ingin bersantai. Menggelar tikar di bawah rimbun pohon sambil bercengkerama dengan keluarga adalah salah satu aktivitasnya. Tak bawa tikar? Taman ini punya beberapa set meja-kursi bagi pengunjung.

Foto dan Selfie

Hijaunya Taman Balekambang cukup menarik untuk dibingkai dalam sebuah karya foto. Para pencinta fotografi pun kerap menjadikan taman ini sebagai latar belakang foto prapernikahan. Beberapa spot idola di antaranya di sekitar air mancur Partini, di bawah keteduhan pohon trembesi, dan di gerbang lengkung.

Koleksi Reptil di Taman Reptil Balekambang. (Mariyana Ricky P.D./JIBI)

Koleksi Reptil di Taman Reptil Balekambang. (Mariyana Ricky P.D./JIBI/SOLOPOS)

Mengenal Reptil

Kompleks Taman Balekambang memiliki koleksi reptil yang ditangkarkan di barat Bale Apung. Setiap pengunjung bakal dimintai tiket masuk senilai Rp5.000 untuk menilik koleksinya. Di dalam taman reptil, juga terdapat batu asmara yang konon merupakan pecahan meteor yang jatuh di Kota Solo.

Berlatih sepatu roda di Stadion Manahan. (Mariyana Ricky P.D./JIBI)

Berlatih sepatu roda di Stadion Manahan. (Mariyana Ricky P.D./JIBI/SOLOPOS)

Stadion Manahan

Stadion kebanggaan warga Kota Solo ini kerap menjadi lokasi digelarnya event-event besar. Terletak di jantung kota di Jl. Adisucipto, Stadion Manahan berkapasitas 35.000 orang dan menjadi markas kesebelasan Persis Solo. Lalu apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di Stadion Manahan?

Olahraga

Fasilitas di stadion seluas 170.000 meter persegi itu di antaranya lapangan tenis, lapangan bisbol, sirkuit motor, balap sepeda (velodrome), lapangan voli, basket, bulu tangkis, tenis meja, ruang biliar, lapangan sepak bola, dan gedung olahraga serbaguna. Luasnya Stadion Manahan juga bisa menampung latihan freestyle BMX, bermain sepatu roda, jogging, hingga belajar seni beladiri (karate, aikido dan sebagainya).

Berselfie di sekitar peneduh di Stadion Manahan. (Mariyana Ricky P.D./JIBI)

Berselfie di sekitar peneduh di Stadion Manahan. (Mariyana Ricky P.D./JIBI/SOLOPOS)

Foto dan Selfie

Enggak hanya Taman Balekambang yang punya spot foto. Stadion Manahan juga punya, salah satunya di patung manahan di bagian barat stadion. Deretan pohon dan asrinya pedestrian di lokasi ini tak kalah menarik menjadi objek fotografi. Nah, pembaca, saat tepat untuk berkunjung ke Stadion Manahan adalah pada siang menjelang sore. Parkirkan kendaraan dengan biaya antara Rp2.000–Rp5.000, Anda sudah bebas menikmati keteduhan Stadion Manahan.

Ngadem

Stadion Manahan memiliki sejumlah taman kecil yang dilengkapi bangku dan tempat bersantai. Saat sedang penat dibebani tugas yang menumpuk, refresh sejenak di taman-taman kecil ini boleh jadi agenda menarik.

Lapak PKL kuliner di sebelah utara Stadion Manahan. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Lapak PKL kuliner di sebelah utara Stadion Manahan. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Berburu Kuliner

Rindu kudapan yang biasa dijual di depan sekolah? Pembaca mungkin bisa menjumpai stal-nya di belakang Stadion Manahan. Sebut saja cakwe, tahu bulat, cilok, creepes, hingga aneka es berjajar di lokasi itu. Jika ingin makanan berat, seperti ramen, soto, atau mie ayam, pengunjung dapat menyantapnya di kios-kios seputar stadion.

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…