Sejumlah orang tua siswa melengkapi berkas pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Negeri 8 Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/6/2014). Pendaftar peserta didik baru di sejumlah sekolah menengah kejuruan mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2014 ini dibandingkan dengan tahun lalu. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos) ilustrasi (JIBI/dok)
Rabu, 5 Juli 2017 14:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Pengajuan SKTM Membludak di Hari Pertama Kerja

Setidaknya 141 pemohon dilayani pada hari pertama masuk kerja ke Dinas Sosial Sleman

 
Solopos.com, SLEMAN-Setidaknya 141 pemohon dilayani pada hari pertama masuk kerja ke Dinas Sosial Sleman. Sebagian besar permohonan mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Kepala Seksi Data Kesejahteran Sosial, Sigit Indarto mengatakan jumlah tersebut hanya terhitung hingga siang hari. “Khususnya untuk masuk sekolah,” terangnya, Selasa (4/7/2017).

Dengan demikian, jumlahnya pasti meningkat selama beberapa hari masa pendaftaran sekolah ini.

Selain itu, permohonan yang diajukan oleh masyarakat juga beragam mulai dari permasalahan sosial berupa jaminan kesehatan hingga penelantaran. Adapun, Dinas Sosial sendiri memberikan bantuan dana untuk masalah tersebut berkisar maksimal Rp3 juta hingga Rp5 juta, sesuai kasusnya.

Sejak 2015, tambah Sigit, Dinas Sosial Sleman dengan sistem layanan dan rujukan terpadu telah melayani segala permasalahan sosial belum mempunyai jaminan pendidikan, kesehatan, dan keterlantaran.

Selama Januari hingga Juni tahun 2017, Dinas Sosial Sleman dinyatakan telah melakukan penanganan kurang lebih 5.000 layanan dan rujukan.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…