Ilustrasi narkoba (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Selasa, 20 Juni 2017 02:22 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

NARKOBA GUNUNGKIDUL
Medsos Jadi "Media Promosi", Polisi Pantau Transaksi Secara Online

Narkoba Gunungkidul terus diberantas dengan melakukan sejumlah pengawasan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Keberhasilan mengungkap peredaran pil koplo dalam jumlah besar tidak membuat jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Gunungkidul puas. Mereka pun berjanji akan terus melakukan pengawasan agar peredarannya dapat diminimalisir.

Kanit Reskoba Polres Gunungkidul Ipda Agus Supriyanta mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap peredaran narkotika dan obat-obat terlarang. Menurut dia, pengawasan tidak hanya dilakukan dengan razia, namun juga dengan memantau keberadaan media online yang sekarang digunakan untuk transaksi jual beli.

“Seperti yang dilakukan tersangka AAS [pengedar pil koplo dengan barang bukti 14.090 butir] melakukan penjualan melalui BBM dan media sosial lainnya secara online,” kata Agus, Minggu (18/6/2017).

Dia mengungkapkan, upaya mempersempit peredaran narkoba sangat dibutuhkan. Ini lantaran dalam perekembangannya tidak hanya menyasar ke kalangan menengah ke atas, tapi juga menyasar kalangan remaja dan pengguna dari kalangan ekonomi kelas ke bawah.

“Kami tidak akan biarkan karena obat-obatan terlarang memiliki dampak yang luar biasa,” katanya.

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

ASAL USUL
Asale Masjid Tiban Wonokerso Wonogiri Diyakini Dibangun Para Wali

 Asal usul Masjid Tiban Wonokerso diyakini dibangun oleh para wali. Solopos.com, WONOGIRI — Kabupaten Wonogiri menyimpan situs sejarah berwujud masjid di Dusun Tekil Kulon RT 001/RW 005, Sendangrejo, Baturetno. Lokasinya 35 km-40 km dari pusat kota Wonogiri. Masjid Tiban Wonokerso…