Pemain Persis Gotong royong mendapat pengarahan dari pelatih Eduard Tjong saat latihan di stadion Sriwedari, Solo< Selasa (4/4). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu) Pemain Persis Gotong royong mendapat pengarahan dari pelatih Eduard Tjong saat latihan di stadion Sriwedari, Solo< Selasa (4/4). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu)
Selasa, 20 Juni 2017 01:00 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LAGA UJI COBA
Lawan PSISra, Persis GR Jadikan Simulasi Untuk Hadapi Persekap

Laga uji coba akan menyajikan duel Persis GR vs PSISra Sragen.

Solopos.com, SOLO – Skuat Persis Gotong Royong (GR) bakal menjajal skuat PSISra Sragen dalam laga uji coba di Stadion Taruna Sragen, Rabu (21/6/2017) sore WIB. Pelatih Persis GR Eduard Tjong berencana menjadikan laga kontra PSISra sebagai simulasi melawan Persekap Pekalongan pada 9 Juli 2017 mendatang.

“Lawan PSISra itu laga tandang. Sama dengan laga kontra Persekap. Bedanya lawan PSISra itu baru uji coba, sementara lawan Persekap itu pertandingan resmi [putaran I babak enam besar Liga 2 Region Jateng]. Jadi, kami ingin menjadikan laga lawan PSISra sebagai simulasi menghadapi Persekap,” jelas Edu kepada Solopos.com, Senin (19/6/2017).

Menghadapi PSISra Sragen, kata Edu, Persis GR tidak akan mengubah formasi pemain. Edu tetap mengandalkan formasi 4-3-3 seperti yang ia pakai dalam laga turnamen resmi. Dia memprediksi laga melawan PSISra Sragen bakal berlangsung menarik lantaran kedua tim sama-sama mampu menembus babak enam besar Liga 2 Region Jateng.

“Formasi tetap sama. Tapi, saya akan menentukan pilihan pemain berdasar hasil latihan Selasa [20/6] sore,” papar Edu.

Sementara itu, pelatih PSISra Sragen Mulyadi mengakui dirinya tidak menjadikan hasil pertandingan lawan Persis GR sebagai target. Dia mengakui stamina anak asuhnya masih menurun lantaran sebagian besar menjalankan ibadah puasa. Dia menilai program latihan yang selama ini dilakukan juga belum cukup untuk mendongkrak stamina pemain.

“Selama Ramadan ini, kami masih fokus latihan fisik. Itu program pertama selama latihan. Kami belum melangkah ke program berikutnya yakni menyangkut materi kerja sama tim dan mengatur strategi,” jelas Mulyadi.

Meski tidak dalam stamina prima, Mulyadi meminta anak asuhnya berusaha menyajikan permainan yang enak ditonton. Dia berharap Winoto dkk bisa mengambil pelajaran dari laga penting kontra Persis GR.

“Persis GR itu lawan yang berat. Ini bisa jadi ujian untuk kematangan pemain kami. Ini modal kami untuk menjamu Persiku Kudus pada 9 Juli nanti,” paparnya.

lowongan kerja
lowongan kerja Penerbit Ziyad, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…