Pemain Manchester City, David Silva. (Reuters / Andrew Couldridge)
Senin, 19 Juni 2017 23:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Inggris Share :

David Silva Siap Gantung Sepatu, Asal...

Karier pemain David Silva yang belum mau pensiun karena masih penasaran dengan gelar Liga Champions.

Solopos.com, CANARY – Gelandang Manchester City, David Silva, mengidam-idamkan gelar Liga Champions. Buktinya, dia baru akan gantung sepatu jika sudah menjuarai kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.

Silva sendiri sudah memiliki banyak trofi baik dari klub maupun tim nasional. Bahkan, sejak menjalani debut profesional bersama Valencia pada 2004 silam, nama Silva langsung menanjak usai memperkuat Spanyol di Piala Eropa 2008.

Di Valencia, Silva meraih satu gelar Copa del Rey pada 2007/2008 sebelum akhirnya pindah ke City pada musim panas 2010. Barulah bersama Manchester Biru, Silva mendapat deretan trofi yakni dua gelar Liga Premier Inggris, satu trofi Piala FA, dan dua Piala Liga Inggris.

Bersama timnas Spanyol, selain gelar Piala Eropa 2008, Silva juga meraih gelar Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa lagi di 2012. Total Silva sudah punya 113 caps dan 32 gol bersama La Furia Roja.

Kini kariernya pun mulai dispekulasikan mengingat dia sudah berusia 31 tahun. Terlebih, sudah banyak gelar yang diraih pemain kidal ini. Namun, Silva mengaku belum akan gantung sepatu karena belum memenangi Liga Champions.

Ya, bersama City, Silva selalu gagal melangkah jauh di Liga Champions. Sejauh ini, pencapaian terbaik City di Liga Champions adalah menjadi semifinalis di Musim 2015/2016. Sedangkan pada musim lalu, The Citizens disingkirkan AS Monaco di babak 16 besar.

“Saya akan pensiun. Jika saya memenangi Liga Champions maka saya pensiun dan kembali ke sini [Gran Canary]. Itu akan sangat spesial untuk saya,” ujar Silva seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Senin (19/6/2017).

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…