Bukit Cumbri Wonogiri (Instagram @gerllend) Bukit Cumbri Wonogiri (Instagram @gerllend)
Sabtu, 17 Juni 2017 17:00 WIB Ahmad Wakid/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

WISATA WONOGIRI
Ada Pendaki Jatuh, Puncak Cumbri akan Diberi Pagar

Wisata Wonogiri, pengelola Bukit Cumbri meningkatkan pengamanan pengunjung.

Solopos.com, WONOGIRI — Pengelola Bukit Cumbri Wonogiri meningkatkan pengamanan di objek wisata tersebut menyusul adanya insiden pengunjung jatuh ke dasar jurang sedalam 300 meter saat berswafoto, Kamis (15/6/2017) sore. Korban bernama Wahyu selamat namun menderita cedera serius.

Kepala Desa Biting, Purwantoro, Wonogiri, Masmiyanto, mengatakan karang taruna pengelola bukit Cumbri akan dikumpulkan.

Dia menjelaskan terdapat empat pintu masuk dari tiga karang taruna yang turut mengelola objek yang sedang ngehits di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu.

Empat pintu masuk itu, yakni dua tempat di Desa Biting, Purwantoro, Wonogiri; Kepyar, Purwantoro, Wonogiri, dan Pagerukir, Sampung, Ponorogo. “Kalau lokasinya kami yang punya, tetapi tempat parkir desa lain juga ikut mengelola,” ujar dia ketika dihubungi solopos.com, Sabtu (17/6/2017).

Dia menegaskan kawasan tersebut tetap buka seperti biasa, namun dia mengimbau agar pendaki atau pengunjung lebih berhati-hati.

“Dalam waktu dekat akan kami tambah dengan rambu-rambu peringatan agar berhati-hati dan tempat mana yang tidak boleh didatangi. Sedangkan dalam jangka panjang akan kami kasih pagar tetapi masih menunggu anggaran,” terangnya.

Sementara itu, Wahyu dirawat di RSUD dr. Moewardi, Solo. Sempat beredar informasi di media sosial yang mengatakan korban meninggal dunia. Pejabat Humas RSUD dr. Moewardi Solo, dr. Elysa, menegaskan informasi tersebut tidak benar.

Saat ini, Wahyu dirawat di Ruang Mawar setelah dirujuk dari IGD RS. Amal Sehat Slogohimo, Wonogiri, Jumat (16/6/2017) pukul 14.00 WIB.

“Keadaannya saat ini stabil. Tetapi kami masih melakukan pemeriksaan,” jawabnya saat dihubungi, Sabtu siang.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Meneguhkan Pancasila

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Sabtu (3/6/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah yang kini menjabat Rektor Institut Agama Islam Negeri Surakarta Solopos.com, SOLO — Pancasila sedang dikaji kembali makna dan efektivitasnya sebagai dasar negara. Sebagai ideologi, hidup mati Pancasila sangat bergantung…