Ilustrasi pencurian sepeda motor (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Ilustrasi pencurian sepeda motor (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 16 Juni 2017 21:15 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PENCURIAN KARANGANYAR
Baru 2 Hari Keluar Penjara, Pria Ini Tertangkap Lagi karena Curi Motor

Pencurian Karanganyar, seorang pria yang baru dua hari keluar dari penjara ditangkap lagi karena mencuri motor.

Solopos.com, KARANGANYAR — Satu setengah tahun menjalani hukuman penjara tak membuat pria asal Tengaran, Kabupaten Semarang, yang tinggal di Grogol, Sukoharjo, ini jera. Aris Margono, 42, pria tersebut, kembali tertangkap polisi karena mencuri sepeda motor.

Aris ditangkap aparat Polsek Kebakkramat pada Kamis (15/6/2017) setelah hanya dua hari menghirup udara bebas. Sebelumnya ia menjalani hukuman di Rutan Wonogiri dan baru dibebaskan pada Selasa (13/6/2017).

Aris kembali berulah dengan mencuri motor Honda Supra berpelat nomor AD 4413 MZ pada Kamis pukul 05.30 WIB. Sepeda motor itu milik Wijanarko, 33, warga Gayamdompo, Karanganyar. Saat kejadian, Wijanarko sedang berada di warung soto sewu miliknya di Nangsri, Kebakkramat.

Dia sedang memanasi mesin sepeda motor di teras warung. “Pelaku berniat mencuri. Dia bersama seorang teman, NBP, keliling ke Mojosongo. Tetapi nihil. Dia [NBP] buron. Aris menunggu pemilik motor lengah. Saat pemilik lengah, Aris membawa kabur motor, tetapi gagal karena korban berteriak maling. Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (4) huruf e KUHP. Ancanam tujuh tahun penjara,” tutur Kapolres.

Aris dipenjara kali pertama karena mencuri motor di kompleks perguruan tinggi swasta di Sukoharjo. Aris mengaku kesal karena istrinya meninggalkan rumah saat dirinya dipenjara. Padahal keduanya sudah dikaruniai anak.

“Saya kesal pas keluar [dari penjara], istri enggak ada. Anak ditinggal. Saya cari yang mudah [mengambil motor],” ujar Aris saat ditanyai Kapolres.

 

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…