Peserta BPJS Kesehatan menerima pelayanan dari petugas di Kantor BPJS DIY Gedong Kuning No. 130A Jogja, Selasa (26/7/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Peserta BPJS Kesehatan menerima pelayanan dari petugas di Kantor BPJS DIY Gedong Kuning No. 130A Jogja, Selasa (26/7/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 15 Juni 2017 15:35 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

LEBARAN 2017
Mudik, Peserta JKN-KIS Dapat Dispensasi Berobat Tanpa Rujukan Faskes I

Lebaran 2017, peserta JKN-KIS yang mudik saat Lebaran bisa berobat tanpa harus lewat faskes tingkat I.

Solopos.com, BOYOLALI — Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang melakukan perjalanan mudik saat Lebaran dapat berobat di luar wilayah tanpa harus membawa rujukan fasilitas kesehatan (faskes) pertama atau Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

Pemudik peserta JKN-KIS ini dalam kondisi darurat maupun nondarurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali M. Farid menjelaskan kebijakan penyederhanaan prosedur pelayanan kesehatan tersebut berlaku sejak 19 Juni hingga 2 Juli 2017.

“Dengan diterapkannya kebijakan tersebut peserta JKN-KIS yang sakit dalam perjalanan mudik maupun telah sampai di tujuan tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat,” kata dia di Boyolali, Kamis (15/6/2017).

Karenanya, peserta JKN-KIS yang akan mudik diimbau agar tidak lupa membawa kartu JKN-KIS, kartu BPJS, kartu Askes, Jakarta Sehat/KJS, dan kartu Jamkesmas. Dia menjelaskan pelayanan sederhana tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang sedang mudik dan status kepesertaannya aktif.

“Karenanya mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif.”

Sementara itu, M. Farid menegaskan selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan berlaku dan tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran kepada peserta.

Di sisi lain, untuk memastikan kelancaran peserta memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga sudah membuat Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat diunduh gratis di Google Playstore untuk ponsel Android.

Aplikasi ini menyediakan informasi telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, lokasi penting, dan sebagainya.

lowongan kerja
lowongan kerja SMK MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Fetisisme Ramadan

Gagasan Harian Solopos edisi Rabu (14/6/2017) ini karya Bagus Kurniawan, dosen Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya UNS. Solopos.com, SOLO–Gejala yang terjadi akhir-akhir ini menunjukkan Ramadan mengalami anomali. Dalam paradigma spiritualitas Islam, Ramadan dianggap sebagai bulan bagi umat Islam utuk…