Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dua dari kanan) dan sejumlah anggota Komisi B DPRD Jateng, menanyai salah seorang pedagang daging saat mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Kamis (15/6/2017). (Iskandar/JIBI/Solopos) Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dua dari kanan) dan sejumlah anggota Komisi B DPRD Jateng, menanyai salah seorang pedagang daging saat mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Kamis (15/6/2017). (Iskandar/JIBI/Solopos)
Kamis, 15 Juni 2017 18:15 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

Bupati Karanganyar dan Legislator Jateng Pantau Harga di Pasar Malangjiwan

Bupati dan legislator Jateng menggelar sidak ke Pasar Malangjiwan.

Solopos.com, KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, Juliyatmono, bersama sejumlah anggota Komisi B DPRD Jateng menggelar inspensi mendadak (sidak) ke Pasar Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Kamis (15/6/2017). Mereka memantau harga berbagai komoditas seperti bawang, daging, gula dan sebagainya.

“Kami meninjau harga-harga barang-barang kebutuhan masyarakat. Karena menjelang Lebaran seperti sekarang ini sering kali harga berbagai barang naik,” ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng, Yudhi Sucahyo, ketika ditemui di sela-sela sidak kemarin siang.

Menurut dia selain di Colomadu, rombongan wakil rakyat dari Jateng sebanyak 19 orang juga meninjau harga berbagai kebutuhan pokok rakyat di Pasar Gede Solo. Yudhi menilai harga sejumlah komoditas di Pasar Malangjiwan relatif lebih murah dibanding harga di Pasar Gede, Solo.

Dia mencontohkan harga bawang putih kating di Pasar Gede Solo ada yang menjual Rp85.000 per kilogram. Sedangkan di Pasar Malangjiwan bawang putih kating dijual Rp61.000 per kilogram.

upati Karangayar, Juliyatmono yang ikut mengantar rombongan anggota DPRD Jateng mengatakan pihaknya sengaja meluncur dari Karanganyar ke Colomadu untuk menemani rombongan para wakil rakyat ini. “Karena wilayah Karanganyar yang akan dilalui rombongan DPRD Jateng yang akan pulang ini adalah Colomadu, saya langsung meluncur ke Colomadu,” kata bupati.

Berdasar hasil sidak yang mewawancarai sejumlah pedagang, ujar Juliyatmono, harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Malangjiwan ternyata lebih murah dibanding di Pasar Gede, Solo. Karena itu dia bersyukur sebab hal itu dinilai membantu warganya yang ingin berbelanja untuk kebutuhan Lebaran.

Salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Malangjiwan, Ny. Arif, mengatakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok meningkay saat bulan Puasa ini. “Berdasar pengalaman, ketika mendekati Lebaran harga beberapa kebutuhan pokok sulit dikendalikan. Karena itu mereka yang modalnya pas-pasan kasihan,” kata dia.

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…