Wanita lanjut usia (lansia) membubuhkan cap jempol setelah menerima santunan Rp300.000 dari Pemkab Karanganyar pada Rabu (14/6/2017). (Istimewa/Dokumentasi Kepala Dinas Sosial) Wanita lanjut usia (lansia) membubuhkan cap jempol setelah menerima santunan Rp300.000 dari Pemkab Karanganyar pada Rabu (14/6/2017). (Istimewa/Dokumentasi Kepala Dinas Sosial)
Rabu, 14 Juni 2017 13:15 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

Warga Lansia dan Anak Yatim Piatu Karanganyar Terima Rp300.000

Pemkab Karanganyar menyalurkan bantuan untuk warga lansia dan anak yatim piatu.

Solopos.com, KARANGANYAR — Dinas Sosial Karanganyar menyalurkan santunan Rp2 miliar kepada warga lanjut usia (lansia) dan anak yatim piatu di Kabupaten Karanganyar. Alokasi dana itu diperuntukkan bagi 2.909 orang lansia dan 3.757 anak yatim piatu sehingga total penerima bantuan adalah 6.666 orang.

Masing-masing orang menerima Rp300.000. Penyerahan santunan mulai dilakukan di Kecamatan Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso, dan Jatipuro (4J), Rabu (14/6/2017). Selanjutnya, penyerahan santunan di kecamatan lainnya dilaksanakan hingga Selasa (20/6/2017).

“Santunan sebagai wujud pemberian bantuan. Total dana Rp2 miliar. Sasaran lansia yang berumur 78 tahun ke atas dan anak yatim piatu. Masing-masing orang menerima Rp300.000 baik itu untuk lansia maupun anak yatim piatu. Hari ini mulai penyerahan di 4J,” kata Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto, saat dihubungi solopos.com, Rabu (14/6/2017).

Agus menjelaskan belum semua lansia dan anak yatim piatu di Karanganyar menerima santunan. Dia memaparkan data total lansia di Karanganyar lebih dari 12.000 orang. Data anak yatim piatu di Karanganyar pun lebih banyak dibandingkan penerima santunan.

Tahun lalu, Pemkab juga memberikan santunan kepada lansia dan anak yatim piatu. Tetapi nominal santunan yang diterima lebih sedikit, yaitu Rp250.000. Agus menjelaskan penerima santunan harus datang langsung untuk menerima bantuan. Apabila mewakilkan anggota keluarga karena berbagai alasan maka harus menggunakan surat kuasa.

Agus berharap uang itu dapat digunakan sebagai penghibur saat Lebaran. Mereka dapat menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…