Penukaran uang baru di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY, Senin (12/6/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Penukaran uang baru di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY, Senin (12/6/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 14 Juni 2017 15:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Rela Antre 2 Jam Demi Tukar Uang Baru

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY melayani penukaran uang baru melalui mobil kas keliling

 

Solopos.com, JOGJA-Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY melayani penukaran uang baru melalui mobil kas keliling di depan gedung BI DIY, Selasa (13/6/2017). Masyarakat rela antre lebih dari dua jam untuk bisa menukarkan uang secara gratis.

Lokasi mobil kas keliling tepat berseberangan dengan lapak penyedia jasa tukar uang yang ada di sepanjang Jl. Panembahan Senopati. Ratusan warga mengular di depan mobil kas keliling itu sementara lapak para penyedia jasa tukar uang terlihat sepi.

Salah satu warga yang ikut mengantre, Sunaryo, mengaku beruntung dengan adanya layanan Kas Keliling itu. “Saya pas kebetulan lewat, kok ramai-ramai, lalu saya tanya ternyata penukaran uang. Ya sudah saya gabung,” katanya, di lokasi antrean.

Ia mengantre sejak pukul 9.00 WIB dan baru mendapat giliran sekitar pukul 11.30 WIB. Menurutnya, ia lebih baik mengantre lama daripada harus membayar kepada para penyedia jasa tukar uang. “Saya nggak mau beli uang,” katanya.

Ia sendiri baru pertama kali menukarkan uang baru secara langsung. Selama ini, ia hanya menitipkan pada teman di kantornya. Namun karena sudah memasuki masa pensiun, pria asal Kiyaran, Wukirsari, Cangkringan, Sleman ini pun menyempatkan diri untuk menukarkan uangnya.

Dalam sekali penukaran, Bank Indonesia membatasi satu orang hanya boleh menukarkan satu paket uang senilai Rp3,7 juta, dengan rincian 1 bendel pecahan Rp20.000 senilai Rp2 juta, 1 bendel pecahan Rp10.000 senilai Rp1 juta, 1 bendel pecahan Rp5.000 senilai Rp500.000, dan 1 bendel pecahan Rp2.000 senilai Rp200.000. “Sebenarnya ingin nukar lebih tapi mungkin biar yang lain kebagian,” katanya.

Dalam penukaran itu, BI hanya melayani penukaran untuk 150 orang. Penukaran uang baru melalui kas keliling akan digelar di lokasi lain, seperti di area pasar dan daerah terpencil seperti Wonosari.

Menjelang Ramadan, KPw BI DIY menggelar Kas Keliling di 24 titik di Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Bantul, Pasar Wates, Pasar Tempel, Pasar Prambanan, dan Pasar Wonosari.

Kegiatan penukaran menggunakan mobil keliling ini dilakukan mulai Senin-Kamis pukul 9-00-12.00 WIB. Penukaran uang juga dilayani di bank umum tetapi dengan mekanisme pembayaran nontunai.

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…