Aiptu Rewang menunjukkan ikan lele ukuran 60 cm yang dia budidayakan dengan pakan azolla pinnata atau tumbuhan mata lele di rumahnya, Rabu (14/6/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos) Aiptu Rewang menunjukkan ikan lele ukuran 60 cm yang dia budidayakan dengan pakan azolla pinnata atau tumbuhan mata lele di rumahnya, Rabu (14/6/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Rabu, 14 Juni 2017 21:35 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

KISAH UNIK
Dikasih Makan Tumbuhan, Lele Warga Boyolali Tumbuh Sampai 0,5 Meter

Lele piaraan warga Boyolali tumbuh hingga sepanjang setengah meter.

Solopos.com, BOYOLALI — Usaha budidaya ikan lele yang dilakukan warga Desa Cangkringan, Banyudono, Aiptu Rewang, ini tergolong unik. Ikan-ikan lelenya tak dikasih pakan pelet sepenuhnya, melainkan dikasih pakan tumbuhan mata lele atau azolla pinnata.

Hasilnya, lele-lele piaraan Rewang berkembang sehat bahkan ada yang memiliki panjang lebih dari setengah meter. Solopos.com diajak melihat langsung kolam ikan lele Aiptu Rewang di rumahnya, Desa Cangkringan, Banyodono, Rabu (14/6/2017).

Saat memasuki kolam di dalam rumahnya, yang terlihat pemandangan ikan lele bergerak gesit. Yang mengherankan lagi, di kolam itu sama sekali tak tercium bau amis atau kotoran layaknya kolam ikan lele.

Padahal, ikan-ikan lele Rewang dalam satu kolam mencapai 4.000 ekor. “Kami sekeluarga makan bersama keluarga di atas kolam ini karena memang tak ada bau kotoran,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (14/6/2017).

Menurut polisi yang bertugas di Polsek Banyudono ini, salah satu yang menyebabkan ikan lele piaraannya tak berbau ialah karena konsumsi pakannya Azolla pinnata atau tumbuhan mata lele. Tanaman inilah yang membuat ikan-ikan lele tumbuh sehat dan tak menimbulkan aroma amis dan bau kotoran.

“Kalau dikupas, dagingnya enggak terasa bau tanah atau amis sperti lele pada umumnya, dagingnya terasa keset,” ujar istri Rewang.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Azolla pinnata merupakan tumbuhan kecil yang mengapung di air, terlihat berbentuk segitiga atau segiempat. Azolla berukuran 2 cm-4 cm x 1 cm, dengan cabang, akar rhizoma, dan daun terapung.

Azolla banyak mengandung vitamin yang dibutuhkan ikan. Oleh karena banyak mengandung vitamin, azolla bisa menghemat pakan ikan. Azolla sangat cocok untuk ikan nila sekaligus menjadi pakan alternatif dalam budidaya ikan nila.

Rewang mengaku sudah kali kelima memanen ikan lele dengan pakan azolla pinnata. Meski mampu mengurangi biaya pakan cukup banyak, namun Rewang belum tertarik untuk menjadikan itu bisnis utama.

Rewang lebih banyak membagi-bagikan ikan lelenya kepada teman, tetangga, atau acara-acara pengajian di musala di depan rumahnya. “Saya belum pernah menghitung secara persis berapa keuntungannya. Masih banyak dikonsumsi untuk keluarga dan dibagi-bagikan kepada teman. Sebagian yang tersisa baru dibeli pengepul,” paparnya.

 

 

lowongan pekerjaan
BPR BINSANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…