Ilustrasi tertabrak KA (Dok/Solopos)
Rabu, 14 Juni 2017 20:15 WIB Suharsih/JIBI/Solopos.com Sukoharjo Share :

KECELAKAAN SUKOHARJO
Pasutri asal Gatak Tewas Tertabrak KA Logawa

Kecelakaan Sukoharjo, sepasang suami istri tewas akibat tertabrak kereta api Logawa di Mayang, Gatak.

Solopos.com, SUKOHARJO — Sepasang suami istri (pasutri) tewas setelah tertabrak kereta api (KA) Logawa di palang pintu kereta api wilayah Serongan, Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Rabu (14/6/2017) sekitar pukul 15.50 WIB.

Sepasang suami istri tersebut yakni Fitriyanto, 52, dan Sumirah, 50. Keduanya warga Dukuh Krampakan, RT 003/RW 003, Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

Kapolsek Gatak, AKP Yulianto, kepada wartawan Solopos, Bony Eko Wicaksono, Rabu sore, menginformasikan peristiwa itu terjadi di perlintasan kereta api berpalang pintu. Saksi kejadian tersebut, Supardi, 32, petugas jaga perlintasan, warga Dukuh Gatak, RT 004/RW 001, Desa Gagak Sipat, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, sedang berjaga di pos perlintasan tersebut.

Supardi bingung karena telepon di pos tidak berbunyi dan tidak ada suara genta sehingga palang pintu tidak bisa menutup saat kereta api Logawa Nomor Seri 187 jurusan Jember-Purwokerto yang dikemudikan masinis Widi P. dan asisten masinis Dwi Ariyanto melintas dari utara ke selatan.

Saat itu Supardi melihat sepasang laki-laki dan perempuan berboncengan naik sepeda motor Honda Supra warna biru berpelat nomor AD 4157 KH melintas di perlintasan tersebut. Suami istri yang diketahui bernama Fitriyanto dan Sumirah itu tertabrak kereta Logawa dan terseret hingga lebih kurang 10 meter.

Tubuh terlempar ke sebelah barat rel. Akibat kejadian tersebut, sepasang suami istri itu tewas dari oleh polisi langsung dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk diautopsi. “Setelah itu korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” terang AKP Yulianto.

 

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…