Pekerja membangun landasan yang akan digunakan untuk menaiki rumah pohon di kawasan Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Sabtu (10/6/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Pekerja membangun landasan yang akan digunakan untuk menaiki rumah pohon di kawasan Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Sabtu (10/6/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Selasa, 13 Juni 2017 09:35 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

WISATA WONOGIRI
Libur Lebaran, 9 Wahana Baru Siap Meriahkan Gebyar Gajah Mungkur

Wisata Wonogiri, pengelola objek wisata WGM menyiapkan sembilan wahana wisata baru untuk menyambut libur Lebaran.

Solopos.com, WONOGIRI — Pengelola Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri menyuguhkan sembilan wahana baru dalam event Gebyar Gajah Mungkur selama libur Lebaran, 25 Juni-2 Juli 2017. Pengelola menjanjikan Lebaran tahun ini lebih semarak daripada tahun-tahun sebelumnya.

Kepala UPT Wisata WGM Wonogiri, Pardianto, saat ditemui Solopos.com, Sabtu (10/6/2017), menyampaikan sembilan wahana baru itu bisa dinikmati anak-anak, remaja, hingga dewasa. Wahana itu meliputi rumah pohon untuk swafoto atau selfie maupun foto grup, terapi ikan, mandi bola, mobil mainan tenaga baterai yang bisa ditumpangi, dan balance wheel atau mainan beroda dua yang cara memainkannya mengandalkan keseimbangan.

Selain itu ada istana balon, Omah Jungkir atau tempat berfoto berlatar belakang terbalik, film tiga dimensi (3D), dan lukisan 3D. Selain istana balon, wahana lainnya merupakan wahana foto.

“Tiket untuk rumah pohon, terapi ikan, mandi bola, dan Omah Jungkir hanya Rp5.000/orang. Selebihnya Rp10.000/orang. Khusus pada event Lebaran, tiket masuk WGM akan dinaikkan menjadi Rp14.000/orang. Hari biasa Rp7.600/orang,” kata Pardianto.

Wahana baru tersebut dibuat untuk mendongkrak jumlah pengunjung dan pendapatan agar lebih tinggi dibanding capaian tahun lalu sehingga target tercapai. Wisata WGM ditarget dikunjungi sebanyak 100.000 orang dan dapat meraup pendapatan senilai Rp1,5 miliar pada 2016.

Namun, target tidak tercapai. Jumlah pengunjung hanya 98.800 orang, sedangkan pendapatan tercapai Rp1,3 miliar. Target tahun ini masih sama. Pardianto optimistis target tahun ini akan tercapai.

Selain berbagai wahana, pengelola akan menyuguhkan pentas musik dangdut Orkes Melayu (OM) Haespati dengan menampilkan 20 artis penyanyi lokal, seperti Lia Kapucino, Rita Ratu Tawon, Ari Sumudra, Tenti Morena, Caca Lolipop, dan Riana Macan Cilik. Selain itu akan digelar pembagian selongsong ketupat berisi berbagai doorprize dan disajikan 2.000 porsi ketupat di akhir event. Kunjungan akan dibuka pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

“Semua hal sudah kami siapkan. Kantong parkir kami tambah. Kami buka tempat parkir baru di barat kolam renang dengan kapasitas kurang lebih 3.000 sepeda motor. Parkir mobil di lapangan dan sekitarnya,” imbuh Pardianto.

Pada gelaran tersebut pengelola akan membuka 20 loket tiket yang terdiri atas 16 loket di pintu utama sisi timur dan empat loket sisi barat. Setiap loket terdapat tiga petugas yang terdiri atas dua petugas tiket dan satu orang petugas jemput bola.

Petugas jemput bola akan melayani pengendara/pengemudi yang akan masuk tempat wisata agar pengunjung dapat cepat masuk. Hal itu untuk meminimalisasi antrean panjang. “Personel pengaman lebih dari 300 orang dari berbagai unsur.”

Terpisah, Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Wonogiri, Fredy Sasono, kawasan pedagang sudah dapat difungsikan saat kegiatan Lebaran digelar. Kawasan pedagang menampung 78 pedagang berbagai jenis.

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…