Ilustrasi hama wereng pengisap tanaman padi (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi hama wereng pengisap tanaman padi (JIBI/Solopos/Dok.)
Selasa, 13 Juni 2017 18:35 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PERTANIAN KARANGANYAR
Duh, Sawah Diserang Wereng Meluas Jadi 1.600 Hektare

Pertanian Karanganyar, luas lahan sawah yang diserang wereng meluas menjadi 1.600 hektare.

Solopos.com, KARANGANYAR — Luas lahan persawahan di Karanganyar yang terserang wereng cokelat saat ini mencapai 1.600 hektare. Luas area serangan hama wereng di Karanganyar meningkat tiga kali lipat selama satu bulan terakhir.

Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar meminta petani menyemprotkan pestisida ke sawah tepat waktu, tepat dosis, dan rutin setiap pukul 07.00 WIB. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar, Supramnaryo, menyampaikan area persawahan seluas 1.600 hektare (ha) sawah terserang wereng cokelat hingga awal Juni.

Jumlah itu meningkat apabila dibandingkan laporan sebelumnya. Wereng menyerang 508 ha area persawahan hingga April 2017.

Supramnaryo menduga beberapa hal yang menjadi penyebab masifnya serangan wereng di Karanganyar, di antaranya cuaca lembap dan migrasi serangga dari kabupaten tetangga. “Luas 1.600 ha tersebar di 17 kecamatan di Karanganyar. Tetapi, paling banyak di Colomadu, Kebakkramat, Jaten, Mojogedang. Serangan belum mengakibatkan puso, tetapi mengurangi produksi panen. Misalnya, biasa panen 8 ton per ha, jadi 7 ton saja,” kata Supramnaryo saat dihubungi Solopos.com, Selasa (13/6/2017).

Dia khawatir perkembangbiakan wereng meningkat karena hujan kembali mengguyur sejumlah wilayah di Karanganyar beberapa waktu terakhir. Wereng batang cokelat gemar tinggal di lokasi lembap. Dia menyarankan petani turun ke sawah pukul 07.00 WIB untuk menyemprotkan pestisida.

“Kalau jam segitu, wereng masih di atas. Kalau sudah siang, turun ke akar. Mereka enggak suka panas. Petani harus kerja ekstra kalau wereng sudah sembunyi. Populasi wereng bisa ditekan kalau penanganan efektif. Kalau enggak rajin ya gagal panen. Kuncinya di petani,” ujar dia.

Supramnaryo mengklaim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sudah berupaya membantu petani menekan serangan wereng agar tidak meluas. Salah satu caranya mendistribusikan obat-obatan dan pestisida pembasmi wereng cokelat sebanyak 1 ton.

“Kami bantu sesuai anggaran pemerintah. Sudah didistribusikan. Yang penting petani jangan sampai kecolongan. Jangan sampai sudah diserang banyak baru disemprot. Tepat waktu, frekuensi, dan dosis. Lebih awal malah lebih baik,” jelas dia.

 

lowongan kerja
lowongan kerja SALES SMARTFREN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Pancasila Harus Satu Kesatuan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (12/6/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro yang bekerja sebagai editor buku di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com Solopos.com, SOLO–Jika dibandingkan beberapa tahun lalu, tampaknya kedudukan Pancasila pada tahun ini berada di…