Sejumlah polisi mengecek mur dan baut pada sambungan rel kereta api (KA) di sekitar Stasiun Gawok, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Senin (12/6/2017). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos) Sejumlah polisi mengecek mur dan baut pada sambungan rel kereta api (KA) di sekitar Stasiun Gawok, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Senin (12/6/2017). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)
Selasa, 13 Juni 2017 08:35 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

MUDIK LEBARAN 2017 
Cegah Sabotase, Polisi Cek Jalur Rel Kereta Api di Sukoharjo

Transportasi Sukoharjo, polisi menginspeksi jalur rel kereta api untuk mencegah sabotase.

Solopos.com, SUKOHARJO — Aparat kepolisian mengecek kondisi rel kereta api (KA) dan dua objek vital di Sukoharjo. Hal itu dilakukan untuk mencegah sabotase dan menjamin keselamatan penumpang saat arus mudik dan balik Lebaran.

Jajaran Polres Sukoharjo mengecek kondisi rel KA di sekitar Stasiun Gawok, Kecamatan Gatak, Senin (12/6/2017). Selain jalur rel KA, petugas juga melakukan pengecekan ke dua objek vital yakni Dam Colo dan tempat penampungan air milik PDAM Tirta Makmur Sukoharjo.

Para petugas menyisir jalur rel KA dengan memeriksa sambungan rel, baut, maupun mur untuk mengetahui kondisi rel KA. Saat pengecekan rel KA, petugas mendapati besi bekas baut yang bisa mengganggu perjalanan KA yang tengah melewati kawasan tersebut.

“Saya menemukan potongan besi bekas baut di jalur rel KA dan langsung saya buang. Saya ingin memastikan kelayakan jalur rel KA saat arus mudik dan balik Lebaran,” kata Kasat Sabhara Polres Sukoharjo, AKP Thourakhman, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano, saat berbincang dengan Solopos.com, Senin.

Selama arus mudik dan balik Lebaran, petugas bakal berpatroli keliling di sekitar Stasiun Gawok. Petugas juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan baut atau mur rel KA kendur atau lepas.

Hal itu dilakukan untuk menjamin keselamatan para penumpang KA yang hendak pulang kampung. “Petugas juga akan disiagakan di sejumlah pos pengamanan yang berdekatan dengan jalur rel KA seperti palang pintu perlintasan KA. Dipastikan terjadi penumpukan jumlah kendaraan bermotor yang melewati palang pintu perlintasan KA,” ujar Kasat Sabhara.

Selain jalur rel kereta api, petugas juga mengecek dua objek vital di wilayah Sukoharjo yakni Dam Colo dan tempat penampungan air PDAM. Petugas juga menyisir baut dan mur di tempat penampungan air PDAM untuk memastikan kelayakan sarana dan prasaran air bersih menjelang Lebaran.

Pengecekan jalur rel KA maupun objek vital merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan menjelang Lebaran. “Petugas bakal mengecek kondisi jalur rel KA pada beberapa hari sebelum Lebaran. Keselamatan penumpang KA harus diprioritaskan saat arus mudik dan balik Lebaran.”

Di sisi lain, Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) VI/Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan pengecekan kondisi rel KA selalu dilakukan rutin secara berkala. Tak hanya menghadapi Lebaran atau musim liburan, petugas selalu menyisir jalur rel KA untuk memastikan layak dilewati KA setiap hari.

Apabila ada mur atau baut yang kendur maka petugas segera mengencangkan agar tak mengganggu perjalanan KA. “Pemeliharan rutin termasuk pengecekan rel KA dilakukan secara berkala. Petugas bakal segera menindaklanjuti apabila ada mur atau baut rel KA yang kendur,” kata dia.

 

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…