Minibus terbakar setelah bertabrakan dengan sepeda motor di pertigaan tompak, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Selasa (13/6/2017), sekitar pukul 10.30 WIB. (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos) Minibus terbakar setelah bertabrakan dengan sepeda motor di pertigaan tompak, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Selasa (13/6/2017), sekitar pukul 10.30 WIB. (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Selasa, 13 Juni 2017 11:40 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

KECELAKAAN BOYOLALI
Tabrakan, Mobil dan Motor Terbakar di Pertigaan Tompak Ampel

Kecelakaan Boyolali terjadi di pertigaan tompak Ampel.

Solopos.com, BOYOLALI — Sebuah mobil minibus dan sepeda motor bertabrakan di pertigaan tompak, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Selasa (13/6/2017), sekitar pukul 10.30 WIB. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sepeda motor terbakar hingga membakar mobil.

Namun api segera dipadamkan warga sehingga tak menghanguskan seluruh badan motor dan mobil. Akibat kecelakaan lalu lintas itu, pengemudi mobil dan sepeda motor dilarikan ke rumah sakit.

Saksi mata, Zaenal Arifin, mengatakan, saat itu, mobil Daihatsu Zebra H 8805 PL melaju dari arah Semarang akan menyeberang ke kanan (barat). Saat itu badan mobil yang belum diketahui nama pengemudinya itu sudah separuh jalan menyeberang.

Sementara itu dari arah berlawanan muncul sebuah sepeda motor yang belum diketahui pengendara maupun nomor polisinya dengan kecepatan tinggi. Diduga pengendara kurang konsentrasi sehingga kaget melihat mobil di depannya.

Jarak yang terlalu dekat menyebabkan tabrakan tak dapat dihindari. “Pengendara terjatuh dan mungkin terlindas mobil karena posisinya di bawah mobil,” kata Zaenal yang merupakan tukang ojek setempat, Sementara itu benturan keras menyebabkan percikan api dan membakar sepeda motor.

Warga di sekitar yg menyaksikan kejadian itu langsung mendekat dan berusaha memadamkan api. Sementara warga yang lain menolong pengendara sepeda motor dari kolong mobil dan pengemudi yang tergencet.

Beberapa saat kemudian api berhasil dipadamkan warga dan kedua korban dibawa ke rumah skait.

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…