Ratusan siswa SMA/SMK mengikuti pengarahan dari Kepala Disdikpora Boyolali, Abdul Rahman, sebelum seleksi tahap I duta seni dan misi kebudayaan Boyolali, di Pendapa Ageng Kabupaten Boyolali, Rabu (20/1/2016). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Selasa, 13 Juni 2017 11:15 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos/* Boyolali Share :

18 Siswa Lolos Menjadi Duta Seni Boyolali ke Eropa

Sebanyak 18 siswa akan mewakili Boyolali ke Eropa dalam misi kebudayaan.

Solopos.com, BOYOLALI — Setelah melalui serangkaian seleksi, 18 siswa dinyatakan lolos sebagai Duta Seni dan Misi Kebudayaan 2017 Kabupaten Boyolali ke sejumlah negara Eropa. Mereka menyisihkan ratusan peserta/siswa dari berbagai sekolah tingkat SMA di Boyolali.

Tim tersebut sekarang berlatih intensif tiga kali dalam sepekan, yakni Rabu, Sabtu, dan Minggu sore seusai jam sekolah di Pendapa Rumah Dinas Wakil Bupati Boyolali. Sementara untuk bulan Ramadan ini, latihan hanya dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu.

Sebagaimana dikutip dari rilis Pemkab Boyolali, pekan lalu, satu satu peserta Duta Seni dan Misi Kebudayaan 2017, Adik Bayu Pamungkas, hampir mengundurkan diri dari tim.

Hal tersebut dilakukannya karena akses transportasi dari tempat tinggalnya di Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, sangat minim. “Mengingat latihan dilakukan sore habis pulang sekolah dan pulangnya malam, saya tidak berani pulang karena melewati hutan,” terang Bayu, sapaan akrabnya di sela istirahat latihannya, pekan lalu.

Dengan alasan tersebut, Pemkab Boyolali mencarikan solusi agar Bayu bisa tetap bergabung bersama timnya. Menurut Bayu, Ia kini diantar pihak sekolah ketika berangkat latihan. Sementara untuk pulangnya dijemput dari pihak Kantor Kecamatan Juwangi untuk diantar ke rumahnya. “Untuk pulangnya kadang dijemput disini [tempat latihan] kadang di Simo setelah membonceng teman yang juga rumahnya di Simo,” terangnya.

Kini Bayu kembali giat berlatih dan tidak patah semangat. “Bapak saya tukang tambal ban sementara ibu menjaga warung di rumah dan saya ingin membuat mereka bangga,” tegas Bayu.

Bayu dan 17 temannya akan membawa nama Boyolali dalam lawatannya mengenalkan budaya dan kesenian Boyolali. Direncanakan pertengahan Juli mendatang tim Duta Seni dan Misi Kebudayaan tahun 2017 akan diberangkatkan.

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…