Pengguna jalan melintas di Jl. Sidokerto, Plupuh, Sragen, yang rusak parah, Senin (12/6/2017) pagi. (Kurniawan/JIBI/Solopos) Pengguna jalan melintas di Jl. Sidokerto, Plupuh, Sragen, yang rusak parah, Senin (12/6/2017) pagi. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Senin, 12 Juni 2017 12:30 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Sragen Share :

INFRASTRUKTUR SRAGEN
Sering Dilewati Truk Proyek Tol Soker, Jl Sidokerto Rusak Parah

Infrastruktur Sragen, jalan di Sidokerto Plupuh rusak parah.

Solopos.com, SRAGEN — Jl. Sidokerto di Kecamatan Plupuh, Sragen, rusak parah beberapa tahun terakhir lantaran sering dilewati truk pengangkut material proyek jalan tol Solo-Kertosono (Soker) yang melewati wilayah Kecamatan Masaran.

Pengendara motor harus ekstra hati-hati saat melintasi jalur itu bila tidak ingin terperosok dan terjatuh. Pantauan solopos.com, Senin (12/6/2017), badan jalan yang rusak cukup panjang dan parah, utamanya di timur Balai Desa Sidokerto.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sidokerto, Gatot Margono, 51, saat ditemui solopos.com di kantornya, Senin, menuturkan jalan tersebut sebenarnya sudah dicor. Tapi karena sering dilewati kendaraan proyek tol, badan jalan cepat rusak.

“Jalan ini ngecornya sekitar lima tahun lalu. Mulai dari Jembatan Sidodadi hingga Pertigaan Wonorejo. Kalau kerusakannya sekitar dua
hingga tiga tahun. Sejak mulai ada pengerjaan proyek tol di Masaran,” tutur dia.

Gatot menjelaskan kendaraan berat proyek tol Soker yang kerap lewat Jl. Sidokerto yakni truk pengangkut material. Saat itu jumlah truk
yang hilir mudik lewat Jl. Sidokerto dalam sehari semalam bisa mencapai 100 unit.

Gatot berharap Pemkab Sragen segera memperbaiki Jl. Sidokerto yang rusak tersebut. Sebab ruas jalan itu tergolong cukup strategis dan
banyak dilalui pengguna jalan.

Penuturan senada disampaikan Marindi, jagabaya Sidokerto. Menurut dia saat itu ada juga kendaraan pengangkut pasir milik pribadi yang rutin hilir mudik. Intinya, armada yang lewat jalan itu sangat padat.

“Untuk sementara bagian jalan yang rusak sudah diuruk pakai material seadanya, dan belum bisa menutup semua lubang. Dengar-dengar sudah ada alokasi anggaran perbaikannya tahun ini. Mudah-mudahan benar,” harap dia.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Dedy Endriyatno, agar memperbaiki jalan rusak bila ingin pemerintahannya dinilai berhasil oleh rakyat.

Pesan itu disampaikan Ganjar saat memberi pengarahan kepada para pejabat eselon II dan para kepala SMA/SMK se-Kabupaten Sragen di Pendapa Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Jumat (9/6/2017).

 

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…