Personel polisi menembak dengan cara membelakangi target. (Istimewa/Instagram) Personel polisi menembak dengan cara membelakangi target. (Istimewa/Instagram)
Senin, 12 Juni 2017 13:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Belakangi Target, Polisi Ini Santai Lepaskan Tembakan

Video unik tentang polisi unjuk kebolehan menembak ini diunggah akun @polisi_lampung.

Solopos.com, LAMPUNG – Kemampuan tembak menembak merupakan keahlian yang wajib dikuasai personel kepolisian. Hal itu berhubungan dengan kemampuan polisi untuk mengamankan situasi. Belum lama ini beredar video personel polisi unjuk kebolehan menembak tanpa sedikitpun menghadap ke lokasi target.

Pantauan Solopos.com, Minggu (11/6/2017), video unik itu diunggah akun Instagram @polisi_lampung, Sabtu (10/6/2017).  “Tiada Hari Tanpa Latihan, mantap komandan (Kapusdik Sabhara),” tulis akun @polisi_lampung.

Dalam video itu tampak personel polisi duduk bersila dengan target berada di sisi kiri perwira. Kepala polisi berpangkat Komisaris Besar (Kombespol) itu menengok ke kanan sehingga membelakangi target.

Perwira menengah tersebut memeluk senapan laras panjang seraya tangan kirinya memegang kotak kaca kecil. Ia mengeker posisi target yang berupa balon berisi air dari kacak kecil tersebut. Tanpa banyak gerakan, polisi tersebut satu persatu memecahkan balon berisi air. Tidak ada satupun tembakannya yang meleset.

Aksi tersebut mengundang beragam komentar, warganet mengungkapkan rasa kagum dan salut terhadap kemampuan polisi tersebut.

Buset polisi super,” tulisa kun @rendy_dwimardani.

Ya Allah keren banget, mantap,” tulis akun @rhyrara710.

“Mantab pak komandaaan, semua anggota polri bisa melakukan sprt itu ya pak. #salut dan bravo utk polri. Ku bangga jd anak indonesia yg mempunyai polri didalamnya,” tulis akun @rizal_arkhara.

Ini bkn sekedar gaya menembak utk atraksi,ini dpt digunakan utk mengelabui musuh,” tulis akun @rendraclantwo.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…