Kepala Kantor Pos Sukoharjo, Tatik Nurhayati (kanan) mengecek barang paket yang dikirim melalui kantor pos, Jumat (9/6/2017). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos) Kepala Kantor Pos Sukoharjo, Tatik Nurhayati (kanan) mengecek barang paket yang dikirim melalui kantor pos, Jumat (9/6/2017). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)
Jumat, 9 Juni 2017 15:15 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Ramadan, Kiriman Paket Via Kantor Pos Sukoharjo Naik 10%

Pengiriman paket via kantor pos naik saat Bulan Puasa.

Solopos.com, SUKOHARJO — Selama Ramadan, pengiriman dan penerimaan paket di Kantor Pos Sukoharjo naik dibanding hari biasa. Kenaikan tersebut diprediksi terus terjadi menjelang Lebaran mendatang.

Hingga pekan pertama Juni penerimaan paket di Kantor Pos Sukoharjo naik 20% sedangkan pengiriman paket naik sebesar 10,66%. Kenaikan paket barang juga berimbas pada pendapatan yakni penerimaan uang dari Rp5 juta menjadi Rp7 juta sedangkan pendapatan pengiriman paket senilai Rp69 juta menjadi Rp82 juta.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pos Sukoharjo, Tatik Nurhayati ditemui wartawan di kantornya, Jumat (9/6/2017). “Ada kenaikan penerimaan paket (Ramadan) sekitar 20% dari hari biasa. Pendapatan per hari dari Rp5 juta menjadi Rp7 juta per hari sedangkan barang yang dipaketkan produksi per hari naik dari 500 item menjadi 700 item per hari,” ujar dia.

Dia mengatakan kiriman paket yang datang ke Sukoharjo rata-rata dari Jawa dan luar Jawa. “Kiriman barang mayoritas pakaian yang dilakukan pengelola online shop. Kami prakirakan kenaikan penerimaan paket hingga Lebaran nanti sebesar 30% atau sejumlah 1000 paket per harinya,” kata dia.

Tatik yang didampingi pegawai penerimaan, Yusuf, menjelaskan periode 1-8 Mei jumlah paket yang dikirim dari Sukoharjo sebanyak 1.685 paket sedangkan periode 1-8 Juni pengiriman paket sejumlah 1.843 paket.

“Ada kenaikan sekitar 10 persen. Paket tersebut dikirim ke Kalimantan, Sumatera, Madura maupun di Jawa sendiri. Barang yang dikirim berupa baju, furniture dan jamu,” katanya.

Penerimaan dan pengiriman paket berupa sepeda motor, ujarnya, masih dilayani tetapi tidak banyak. Menurutnya, kiriman paket sepeda motor per hari hanya satu unit atau dua unit. “Justru pengiriman furniture berupa meja, kursi ke luar Jawa dari Sukoharjo akhir-akhir ini banyak,” jelas dia.

Pada bagian lain, Tatik, menegaskan pengiriman surat dan paket program pos express selama Lebaran tutup. Program pos express adalah layanan pengiriman barang atau surat H+1 yakni barang terkirim ke penerima sehari setelah dikirim.

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…