Suratman (Facebook) Suratman (Facebook)
Kamis, 8 Juni 2017 03:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internet Share :

KISAH TRAGIS
Dirampok, Tabungan Lebaran Kakek Penjual Pisang Ini Amblas

Kisah tragis kali ini datang dari kakek penjual pisang yang menjadi korban perampokan.

Solopos.com, KOTABARU – Perampokan menjadi salah satu kasus kejahatan yang marak terjadi di masyarakat, terutama menjelang Lebaran. Tak melulu si kaya, orang yang tak mampu pun bisa menjadi korban, seperti yang dialami Suratman, 94.

Pria yang sehari-hari berjualan pisang keliling di Kotabaru, Jambi, ini dirampok oleh calon pembelinya. Ia dirampok saat berjualan di dekat Gelanggang Olahraga (GOR) Kotabaru. Uang tabungan yang sedianya hendak dipakai membeli kursi guna merayakan Lebaran melayang. Kisah pilu Suratman menarik perhatian warganet seusai dibagikan oleh pemilik akun Facebook TommyReza Chokolatoz.

“Buat kalian yang sering pulang pergi melewati Kotabaru pasti tidak asing lagi sama bapak ini. Belilah pisangnya tanpa kalian minta nego. Kasihan bapak ini baru saja kehilangan uang tabungannya yang buat beli kursi agar bisa ikut merayakan hari lebaran. Bapak ini penjual pisang keliling yang baru saja kehilangan uang sekitar Rp1,1 juta di sakunya,” tulis TommyReza Chokolatoz mengawali cerita yang diunggah, Selasa (6/6/2017).

Menurut keterangan Suratman, saat itu ada seorang pria yang memanggilnya untuk masuk ke mobil dengan dalih ingin membeli pisang. Namun, alih-alih membeli, pria tersebut malah merampas semua uang yang dibawanya.

“Sekitar jam 09.00 WIB saya lewat Kotabaru (depan GOR) melihat bapak ini teriak rampok dibantu ibu petugas sapu jalan. Mereka berteriak meminta bantuan. Rupanya bapak ini habis dirampok. Si perampok awalnya meminta bapak penjual pisang masuk ke mobilnya dengan alasan mau beli pisang. Bapak yang semangat dagangannya laku mengikuti permintaan itu,” sambung dia.

Sesampainya di dalam mobil, Suratman diberi uang Rp15.000 oleh si pembeli guna membayar pisangnya. Namun, saat akan turun, si perampok dengan sengaja mengunci mobil dan menggasak uang di kantong Suratman.

“Kata si bapak, orang di dalam mobil ada tiga, dengan ciri mobil Avanza/Inova warna krem. Padahal uang itu untuk membayar ke toko kursi, karena dia memesan kursi buat Lebaran. Yang sabar ya pak,” tutup TommyReza Chokolatoz.

Kisah pilu Suratman di Facebook TommyReza Chokolatoz yang telah dibagikan lebih dari 50.000 kali itu membuat warganet terenyuh. Mereka mengutuk tindakan perampok yang tak tahu belas kasih itu. Mereka meminta Suratman bersabar dengan musibah yang menimpanya itu.

“Mbah semoga apa yang hilang suatu saat diganti Allah dengan jumlah yang lebih. Allah enggak tidur, setetes keringat mbah demi sesuatu yang halal dan direbut paksa itu pasti diganti,” tulis Elva Norina.

“Yang ambil duit bapak itu semoga cepat ditangkap. Kasihan bapak itu ngumpulin duit berapa lama cuma buat beli kursi Lebaran, eh malah dirampok,” sambung Erlin.

“Semoga rezeki kakek berlipat ganda, dan yang ngambil uang kakek diberikan balasan yang setimpal,” imbuh Nestya Maryani.

Sementara dalam unggahan akun Instagram @thenewbikingregetan, Rabu (7/6/2017), Suratman telah mendapat bantuan dari seorang wanita bernama Evi. Senyum di wajah Suratman kembali mengembang setelah dibelikan sofa baru oleh Evi.

“Terima kasih ibu Evi yang telah membelikan sofa baru sehingga kakek Suratman bisa tersenyum lagi,” tulis @thenewbikingregetan sebagai caption foto.

SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…