Petugas kebersihan, Wardi, menyapu trotoar dekat Taman Ekodayawilaga kawasan kota Wonogiri, Rabu (7/6/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Petugas kebersihan, Wardi, menyapu trotoar dekat Taman Ekodayawilaga kawasan kota Wonogiri, Rabu (7/6/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Rabu, 7 Juni 2017 22:15 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Patung Soekarno Senilai Rp1 Miliar bakal Hiasi Taman Ekodayawilaga Wonogiri

Pemkab Wonogiri akan membuat patung Ir. Soekarno senilai Rp1 miliar di Taman Ekodayawilaga.

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri akan merombak beberapa bagian Taman Ekodayawilaga di sebelah utara Alun-Alun Giri Krida Bakti kawasan kota.

Perombakan paling menonjol dilakukan dengan mengganti Tugu Parasamya dengan Patung Ir. Soekarno senilai Rp1 miliar. Warga menyambut baik rencana tersebut.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Wonogiri, Toto Prasojo, saat ditemui Solopos.com, Rabu (7/6/2017), menyampaikan sudah menyiapkan konsep dan gambar penataan taman yang sejak beberapa waktu lalu dipasang di tepi taman seluas 563 m2.

Hal itu agar warga mengetahui taman akan dirombak sedemikian rupa. Diharapkan warga dapat memberi usulan dan saran. Keputusan final akan diambil berdasar usulan dan saran warga.

“Tapi kalau yang Patung Ir. Soekarno sudah fix [pasti] akan dipasang menggantikan Tugu Parasamya yang dibangun sejak 1980-an. Patung akan dibuat pematung Dunadi dari Jogja yang juga membuat Patung Ir. Soekarno di Manahan, Solo,” kata Toto.

Berdasar konsep awal, lanjut dia, patung itu setinggi 5 meter dengan bantalan setinggi 2 meter. Sejumlah pohon besar yang tumbuh di sisi barat akan ditebang dan digantikan pohon perdu. Ornamen tiang-tiang di sisi timur akan diberi lampu hias. Sedangkan kolam ikan dan relief dinding sisi timur akan dipertahankan.

Bagian relief yang telah rusak akan diperbaiki. Perombakan taman diperkirakan menelan anggaran kurang lebih Rp1,5 miliar. Anggaran paling besar untuk patung, yakni mencapai Rp1 miliar.

“Hingga sekarang anggarannya belum ada. Kemungkinan realisasinya belum bisa tahun ini. Kami masih menunggu petunjuk Bupati. Sesuai instruksi, kami saat ini menyosialisasikan konsep awal dulu kepada masyarakat agar ada masukan dan usulan,” imbuh Toto.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup akan membangun taman di sudut Perempatan Ponten sisi barat-utara bekas Kantor PD Percetakan Giri Tunggal, tahun ini. Bangunan akan dibongkar dan dibuat taman berukuran 8 meter x 6 meter yang dilengkapi air mancur senilai Rp190 juta. Taman itu untuk mempercantik kawasan perempatan, bukan untuk bermain.

Warga Gemantar, Selogiri, Wonogiri, Hendra Bagus, 36, setuju dengan rencana Pemkab merombak Taman Ekodayawilaga. Menurut dia, selama ini taman tidak terlihat karena pandangan terhalang rimbunnya pohon.

Orang luar Wonogiri yang melintas tidak akan tahu lokasi tersebut sebuah taman. Jika pepohonan ditebang taman akan terlihat jelas dan cantik. Terlebih, di taman terdapat relief yang cukup indah.

“Patung Ir. Soekarno bagus, daripada diberi patung yang enggak jelas, apalagi bernuansa mistis seperti patung di lokasi lain. Lebih bagus lagi kolamnya dikasih air mancur,” kata pemuda itu.

Nunuk, 58. Warga Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, juga sangat setuju patung Ir. Soekarno dibangun di taman untuk menghargai Sang Proklamator. Selain itu juga bisa jadi media belajar anak yang kerap bermain di taman.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…