Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi jenazah. (JIBI/Solopos/Dok.)
Selasa, 6 Juni 2017 13:47 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

WARGA TENGGELAM SUKOHARJO
Diduga Terpeleset, Warga Dalangan Meregang Nyawa di Bengawan Solo

Warga tenggelam Sukoharjo ditemukan meninggal.

Solopos.com, SUKOHARJO – Yoso Suwito, 80, warga Dukuh Banmati, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo ditemukan tak bernyawa di Sungai Bengawan Solo, Selasa (6/6/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Korban ditemukan oleh anggota tim SAR Sukoharjo bersama sukarelawan yang melakukan pencarian.

Kasubbag Humas Polres Sukoharjo, AKP Joko Sugiyanto, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano, menjelaskan korban ditemukan di Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Banmati RT 001/RW 009, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo.

“Korban diduga terpeleset ke sungai pada Senin [5/6/2017] siang. Saksi Tari, 56, yang masih satu desa dengan korban melihat sandal korban terapung di tepi Sungai Bengawan Solo. Diduga korban terpeleset saat akan buang air besar,” ungkap dia, Selasa,

Joko Sugiyanto menambahkan korban ditemukan berjarak 500 meter dari rumah.

“Tim medis Puskesmas Tawangsari yang memeriksa korban tidak menemukan bekas kekerasan sehingga jasadnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.

Komandan Bidang Operasional SAR Sukoharjo, Muchlis, ditemui wartawan di kantornya, Selasa, mengatakan pihaknya mendapat laporan pada Senin sekitar pukul 23.00 WIB. “Tak berapa lama diputuskan melakukan pencarian terhadap korban bersama-sama sukarelawan PMI, KRI, Tagana dan Granat di lokasi yang diduga tempat terjatuhnya korban,” katanya.

Menurutnya sukarelawan membuat tiga pos untuk memantau korban. Penyisiran yang dilakukan tim SAR dan sukarelawan, kata dia, berhasil menemukan korban sudah mengapung di bawah jembatan berjarak 100 meter dari lokasi terjatuh.

 

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…