Terdakwa kasus suap promosi dan mutasi jabatan, Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini, menjalani di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (5/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Terdakwa kasus suap promosi dan mutasi jabatan, Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini, menjalani di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (5/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Senin, 5 Juni 2017 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Feature Share :

FOTO KORUPSI KLATEN
Sri Hartini Pakai Merah-Putih Lagi

Korupsi membuat Bupati Klaten Sri Hartini diadili.

Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (tengah) menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (5/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (tengah) menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (5/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Bupati Klaten Sri Hartini, Senin (5/6/2017), kembali harus mendatangi Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Seperti dua pekan sebelumnya, Senin (22/5/2017), ia mengenakan baju putih dengan kerudung merah. Sebagai tahanan setelah Bupati Klaten itu ditangkap KPK, ia tentu penuh kebatasan. Jauh berbeda dibanding kala menjadi penguasa di Klaten.

Sri Hartini kini menyandang status terdakwa dalam kasus suap promosi dan mutasi jabatan. Sidang yang dilakoninya kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi. Dalam sidang tersebut jaksa penuntut umum KPK memanggil 19 saksi untuk dimintai keterangannya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…