Gonzalo Higuain. (REUTERS/Antonio Bronic)
Rabu, 31 Mei 2017 09:30 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Liga Champions Share :

FINAL LIGA CHAMPIONS
Ancaman Para Mantan

Final Liga Champions menyajikan duel Juventus vs Real Madrid.

Solopos.com, CARDIFF — Desember 2006, Gonzalo Higuain diperkenalkan sebagai pemain Real Madrid setelah diboyong dari River Plate dengan banderol 12 juta euro. Itulah kali pertamanya penyerang asal Argentina tersebut menapaki karier di jagat sepak bola Eropa.

Tak tanggung-tanggung, pelabuhan pertamanya adalah Madrid, klub dengan segudang pemain bintang dari seluruh penjuru di dunia. Meski lebih dahulu berlabuh di Madrid, Higuain kalah pamor dengan sederet bintang-bintang besar yang didatangkan setelahnya, seperti Cristiano Ronalo dan Karim Benzema.

Kedatangan para pemain baru semakin menyingkirkan Higuain dari skuat utama Madrid. Kesetiaannya selama kurang lebih tujuh tahun berkostum tim berjuluk Los Blancos tersebut pun akhirnya kandas saat dirinya memutuskan hijrah ke Napoli pada 2013.

Awal musim ini, Higuain dibajak Juventus dari Napoli dengan banderol 90 juta euro yang menahbiskannya sebagai pemain termahal dalam sejarah Seri-A. El Pipita, julukan Higuain, membuktikan pantas dibeli dengan harga mahal dengan langsung membantu menyuguhkan gelar Seri-A dan Coppa Italia pada musim pertamanya bersama Bianconeri, julukan Juventus.

Higuain pun bukan lagi pemain yang pantas diremehkan ketika dirinya bertemu mantan klubnya, Real Madrid, pada final Liga Champions di Millenium Stadium, Cardiff, Wales, Minggu (4/6/2017) pukul 01.45 WB. Higuain akan membantu mewujudkan ambisi Bianconeri untuk meraih treble winner untuk kali pertama dalam sejarah tim asal Turin ini, sekaligus mengakhiri dahaga gelar selama 20 tahun mereka di Liga Champions.

“Saya pikir ini akan jadi laga yang berat, mereka terbiasa bermain seperti ini, saya pernah bersama bersama mereka tujuh tahun dan saya paham mereka dengan sangat baik, namun kami ingin mempersembahkan trofi untuk Juve,” jelas Higuain, seperti dilansir Football-italia.net, Selasa (30/5/2017).

Madrid harus ekstra waspada menghadapi mantan pemainnya itu jika ingin mempertahankan gelar di turnamen paling elite Eropa tersebut. El Pipita menggila dengan 32 gol di semua kompetisi musim ini. Bahkan, koleksinya itu hanya kalah delapan gol dari rekening gol Ronaldo yang berisi 40 gol dan jauh lebih unggul ketimbang Benzema yang mencetak 19 gol musim ini.

Bukan hanya Higuain yang akan bereuni dengan mantan klubnya. Rekan setimnya di Juventus, Sami Khedira juga bukan wajah asing bagi Madridista, sebutan pendukung Madrid. Gelandang asal Jerman itu pernah berada di Bernabeu sebelum hijrah ke Juve pada 2015.

Sementara di kubu Madrid, Alvaro Morata, akan bereuni dengan Juventus yang pernah memboyongnya pada 2014-2016. Selama membela Juventus, Morata mempersembahkan dua scudetto dan dua  Coppa Italia, plus sebuah trofi Piala Super Italia, sebelum akhirnya balik kucing ke Bernabeu.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, juga tak asing dengan pasukan Zebra, julukan lain Juventus. Ia pernah membela raksasa Turin saat masih aktif sebagai pemain. “Saya pernah di Juve lima tahun dan saya punya kenangan bagus, final ini sangat spesial,” urai Zizou, sapaan akrabnya.

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…