Warga melompati tembok yang menutup akses jalan tempat tinggal mereka di Penumping, Gowongan, Bumijo, Jetis, Yogyakarta, Jumat (12/05/2017). (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto) Warga melompati tembok yang menutup akses jalan tempat tinggal mereka di Penumping, Gowongan, Bumijo, Jetis, Yogyakarta, Jumat (12/05/2017). (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Sabtu, 20 Mei 2017 08:22 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

KONFLIK LAHAN PENUMPING
Warga Tidak Setuju Menyumbangkan Lahannya

Konflik lahan Penumping masih berkepanjangan.

Solopos.com, JOGJA — Warga Kampung Penumping, Kelurahan Gowongan, Jetis tidak setuju jika harus menyumbangkan lahannya sebanyak 65 cm untuk dijadikan jalan.

Baca Juga : Segel Raib dan Pembangunan Tembok Dilanjutkan, Lahan di Penumpung Disegel Ulang

Hal itu disampaikan oleh salah satu warga Penumping, Khairul. Ia mengatakan untuk menyumbangkan lahan sebanyak 65 cm bagi warga cukup berat, karena tidak semua warga punya lahan yang cukup luas.

“Lagipula kami sudah puluhan tahun di situ dan di tanah itu [yang dibeli Ocho Darmowarsito] sudah terbentuk perkampungan dengan tata ruang jalan,” jelasnya ketika dihubungi Kamis (18/5/2017).

Tapi ia juga menyadari jika pemilik lahan baru menginginkan agar jalan yang sudah ada puluhan tahun itu ditutup. Karena itu, imbuhnya, warga berrencana berembug kembali dengan pemilik,

“Mudah-mudahan pemilik lebih toleran saat mendengar langsung dari warga.”

Sebelumnya warga Penumping memprotes penutupan akses jalan dan penembokan pintu beberapa rumah warga oleh Ocho Darmowarsito. Lahan tersebut sempat disegel oleh Satpol PP, sebelumnya akhirnya dirobek oleh Ocho.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…