Laga antara PSIP Pemalang dan PSD Demak di Stadion Mochtar, Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jateng, Jumat (19/5/2017) sore. (Facebook.com-Sumber Imam Safii) Laga antara PSIP Pemalang dan PSD Demak di Stadion Mochtar, Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jateng, Jumat (19/5/2017) sore. (Facebook.com-Sumber Imam Safii)
Jumat, 19 Mei 2017 20:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LIGA 3
PSD Demak Kalah Lagi, Netizen Salahkan Pembibitan

Liga 3 yang mempertemukan PSIP Pemalang dan PSD Demak memberikan kemenangan kepada PSIP Pemalang.

Solopos.com, SEMARANG – Pertandingan lanjutan Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng) yang digelar di Stadion Mochtar, Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jateng, Jumat (19/5/2017) sore, mempertemukan PSIP Pemalang dan PSD Demak. Dalam pertandingan itu, PSIP Pemalang yang bermain di hadapan pendukungnya berhasil menang dengan skor 4-1.

Khalayak pengguna Internet (netizen) dalam grup Facebook Kabar Demak yang mengaku sebagai suporter PSD Demak pun ramai mengungkapkan rasa kecewa mereka. Menurut netizen member grup Facebook Warga Demak, buruknya penampilan PSD Demak dalam ajang Liga 3 disebabkan masalah pembibitan pemain sejak dini.

Pembinaan usia dini di Demak kurang, sedangkan daerah lain wes akeh SSB [sekolah sepak bola] bermunculan, termasuk kompetisine,” tulis pengguna akun Facebook Nadjib Lare Dusun.

“Yang patut dilirik itu ialah mereka yang dari pelosok desa yang giat latihan dan mau untuk maju. Ketika pemain sebagus apapun ketika tidak mau maju dan latihan yang giat toh buat apa coba,” timpal pengguna akun Facebook Lia Nurul Awaliyah.

Selain menuding masalah pembibitan pemain sebagai penyebab mundurnya persepakbolaan di Demak, netizen juga menganggap kurangnya dukungan pemerintah kabupaten juga menjadi salah satu faktornya. “Olahraga demak kurang maju. Pemerintah kurang reponsif. Aslinya setiap desa ada jatah buat lapangan, tapi disalahgunakan malah ditanduri pari,” ungkap pengguna akun Facebook Steven Nrz.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya mengungkapkan kerinduan mereka dengan PSD Demak yang pernah sedikit berjaya di masa lampau. Mereka bahkan mengingat masa-masa PSD Demak berhasil mengalhkan PSIP Pemalang. “Mbiyen pemalang di gulung demak. Sekarang malah sebalike [Dahulu Pemalang digulung Demak, sekarang justru sebaliknya],” tulis pengguna akun Facebook Mas Al Jylo Demak.

PSD Demak memang dapat dibilang memiliki performa buruk di ajang Liga 3 Zona Jateng. Dari tujuh laga yang sudah dilakoni, PSD Demak hanya mengantongi tiga poin yang dihasilkan dari tiga kali imbang dan empat kali menelan kekalahan. Dengan jumlah poin itu, PSD Demak dipastikan tak dapat melaju ke babak enam besar meski masih ada satu pertandingan tersisa. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan kerja
lowongan kerja GRAINS & DOUGH RESTAURANT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…