Panggung megah untuk konser OM Sera berdiri di tengah Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen sejak Jumat (19/5/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Panggung megah untuk konser OM Sera berdiri di tengah Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen sejak Jumat (19/5/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Jumat, 19 Mei 2017 20:15 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

HUT KE-271 SRAGEN
Ari Lasso, Sruti, dan Kirun Meriahkan Parade Musik Sukowati

Parade Musik Sukowati yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-271 Sragen diramaikan Ari Lasso, Sruti, dan Kirun.

Solopos.com, SRAGEN — Sejumlah artis dan pelawak papan atas bakal meramaikan Parade Musik Sukowati 2017 yang digelar untuk merayakan Hari Jadi ke-271 Kabupaten Sragen, Sabtu (20/5/2017) malam.

Artis musik pop Ari Lasso, penyanyi musik jaz Sruti Respati, pelawak kondang Kirun cs., dan artis Orkes Melayu Sera Via Valen bakal menghebohkan Bumi Sukowati. Parade Musik Sukowati itu bakal menampilkan 12 panggung musik di Jl. Raya Sukowati mulai dari Beloran, Sragen Kulon, hingga Terminal Lama Sragen Wetan, sepanjang 1 km.

Ribuan warga Bumi Sukowati dari 20 kecamatan diprediksi tumplek blek di sepanjang jalan itu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen sudah mengatur acara tersebut sedemikian rupa hingga antisipasi kemacatan lalu lintas.

Kabag Umum Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Rina Wijaya, menyampaikan Parade Musik Sukowati itu digelar dibawah koordinasi Bagian Umum Setda dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen. Rina menyampaikan ada enam kegiatan yang dikoordinasi Bagian Umum Setda, yakni Sukowati Satu Cinta with Ari Lasso, Sukowati Jazz Fiesta with Sruti Respati, Parade Hadrah with Habib Muh, Sukowati in Memories, Cokean & Campursari with Cak Kirun Cs, Semarak Reggae Ndut bersama OM Sera dengan arti Via Valen dan Samalona.

Selebihnya dikoordinasi Disdikbud Sragen. Memang dua acara dijadikan satu biar ramai. Artis-artis itu nanti bertemu dengan Bupati dan pimpinan daerah lainnya yang dikemas dalam acara Temu Artis di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sragen pada Sabtu sore,” ujar Rina kepada Solopos.com, Jumat (19/5/2017).

Panggung-panggung untuk parade musik itu mulai berdiri pada Jumat. Parade musik tersebut mengangkat tema Dengan Hari Jadi ke-271 Kabupaten Sragen, Kita Wujudkan Masyarakat Guyub Rukun Menuju Sragen yang Sejahtera dan Bermartabat. Tim Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen mulai stand by pada Jumat sore agar pendirian panggung itu tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Dishub Sragen Muhari saat ditemui Solopos.com di kantornya, Jumat siang, menyampaikan Bupati dan pimpinan daerah setelah temu artis akan transit di Rumah Dinas Wakil Bupati Sragen pada Sabtu pukul 18.00 WIB. Dia menambahkan Bupati dan pimpinan daerah dijadwalkan berkeliling dari panggung ke panggung mulai dari panggung Dewan Kesenian Daerah Sragen (DKDS) di depan Kartika Foto hingga panggung pentas band pelajar di Terminal Lama.

Bupati bakal membuka acara itu secara resmi di panggung akbar OM Sera di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen. Untuk antisipasi kemacetan, Muhari sudah merekayasa lalu lintas dari arah Solo dan dari arah Jawa Timur mengingat Jl. Raya Sukowati ditutup total di wilayah kota.

“Nanti arus dari arah timur akan difilter mulai dari simpang empat Terminal Lama menuju jalur lingkar selatan untuk kendaraan berat. Kendaraan pribadi diarahkan dari Terminal Lama ke utara hingga simpang empat perikanan ke barat sampai ke simpang tiga Beloran,” ujarnya.

Sementara arus dari arah Solo atau barat, kata dia, dialihkan menuju ke jalur lingkar utara semua untuk kendaraan berat. Kendaraan pribadi dibolehkan masuk kota dan dialihkan ke utara melalui Jl. Dr. Sutomo Beloran dan ke simpang tiga Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) ke utara.

“Pengaturannya nanti situasional. Kami mengerahkan 102 personel penuh dari Dishub. Nanti kami juga meminta bantuan Satlantas Polres Sragen untuk membantu pengaturan lalu lintas,” katanya.

Muhari juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengantisipasi gangguan jalan rusak di jalur lingkar selatan. Muhari meminta agar jalur lingkar selatan siap untuk pengalihan arus kendaraan berat.

“Kami berharap jangan sampai ada as truk yang patah karena akan berdampak pada kemacetan,” tuturnya.

 

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Lebaran dan Wartawan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (23/6/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Ilmu Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Lebaran tinggal menghitung jam. Semua sibuk menyambut. Tak terkecuali barisan juru…