Tokoh masyarakat dan aparat kepolisian berkumpul saat serah terima jenazah Sri Sudaryati, 62, kepada pihak keluarga di Dukuh Kaligunting RT 004, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen, Rabu (17/5/2017) malam. (Istimewa/AKP Kabar Bandiyanto) Tokoh masyarakat dan aparat kepolisian berkumpul saat serah terima jenazah Sri Sudaryati, 62, kepada pihak keluarga di Dukuh Kaligunting RT 004, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen, Rabu (17/5/2017) malam. (Istimewa/AKP Kabar Bandiyanto)
Kamis, 18 Mei 2017 09:15 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

Wanita Sragen Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

Penemuan mayat Sragen, warga Mondokan ditemukan meninggal di kamar mandi.

Solopos.com, SRAGEN — Sri Sudaryati, 62, warga Dukuh Kaligunting RT 004, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya, Rabu (17/5/2017) pukul 18.30 WIB.

Janda tua itu diperkirakan sudah meninggal dunia 10 jam sebelum ditemukan warga. Perempuan itu diduga mengalami serangan jantung.

Peristiwa itu bermula saat Pendi Joko Suprapto, 43, warga Dukuh Sukoharso RT 014, Desa Kedawung, Mondokan, menghubungi ponsel Sri pada pukul 17.00 WIB. Pendi curiga karena ponselnya tidak diangkat setelah dihubungi berulang-ulang.

Pendi pun mendatangi rumah Sri. Ia mendapati rumah Sri lengang dengan hanya lampu di dalam rumah yang menyala. Pintu dan jendela terkunci dari dalam.

“Pendi memanggil korban berulang kali namun tidak ada jawaban. Pendi pun memanggil warga sekitar untuk mencari korban. Salah satu warga memanjat rumah korban dan membuka genting untuk melihat kondisi di dalam rumah. Warga itu melihat Sri tertelungkup di kamar mandi dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kapolsek Mondokan AKP Kabar Bandiyanto mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso saat dihubungi solopos.com, Kamis (18/5/2017) pagi.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Mondokan. Kabar segera berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Sragen dan Kepala Satuan Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sragen. Kabar menyampaikan hasil pemeriksaan fisik korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Kalau riwayat penyakitnya ada jantung dan lambung. Jenazahnya sudah kaku dan diperkirakan korban meninggal 10 jam sebelum ditemukan,” tambah Kabar yang diamini Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi.

Lowongan Pekerjaan
GURU KREATIF, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…